15
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Rihlah

Jelajah Wisata Alam dan Budaya di Desa Tenganan Bali

Edithya Miranti by Edithya Miranti
28 September 2018
in Rihlah
0
Jelajah Wisata Alam dan Budaya di Desa Tenganan Bali

Karangasem adalah salah satu nama kabupaten di Provinsi Bali, yang memiliki sejuta pesona keindahan alam dan budaya. Pasalnya, hampir setiap desa di Karangasem seperti Tenganan, Abang, Duda Timur, Lean, dan lainnya, memiliki keunggulan objek wisata maupun budaya yang beraneka satu sama lain.

Eksplorasi Adat dan Budaya Warga Desa Tenganan

Tepat di Kabupaten Karangasem terdapat sebuah atraksi menarik Perang Pandan yang sangat identik dengan Desa Tenganan. Desa Tenganan atau biasa dikenal Tenganan Pegeringsingan, merupakan salah satu dari sejumlah desa kuno di Pulau Bali.

Jumlah penduduk desa ini sekitar 3.862 jiwa (berdasarkan data sensus penduduk tahun 2003) dengan luas tanah 1.500 hektar. Tidak banyak  orang yang mengetahui bahwa keindahan alam Desa Tenganan berpotensi besar sebagai wisata alternatif jalur trekking dengan melewati jalan desa, perbukitan, dan juga hamparan sawah penduduk. Rute pendek jalur trekking ini dapat ditempuh dalam waktu ±3-4 jam.

BACA JUGA

Santri Preneur Ummul Quro Gelar Study Tour di Empat Destinasi di Jakarta

Santri Preneur Ummul Quro Jelajahi Sejarah Keuangan di Museum

Inilah 8 Kuliner Khas Bengkulu, Ada Masakan Gulai Bagar Hiu

Jalan-jalan ke Lampung, Berikut 7 Makanan Khas untuk Oleh-oleh!

Kuliner Khas Kota Lhokseumawe Kaya Gizi

Desa kuno Tenganan mulai dijadikan salah satu objek wisata budaya karena keunikan pola hidup masyarakatnya yang masih kental dengan adat dan budaya penduduk asli Bali dan berbeda dari desa-desa lain di Bali. Pengaturan letak, bentuk, ukuran bangunan serta pekarangan, hingga letak Pura dibuat dengan mengikuti aturan adat yang secara turun-temurun dipertahankan.

Salah satu tradisi nenek moyang yang masih dilestarikan oleh penduduk asli desa setempat yaitu pelestarian sistem perkawinan yang dianut adalah sistem parental di mana perempuan dan laki-laki dalam keluarga memiliki derajat sama serta berhak menjadi ahli waris.

Di samping itu, mereka juga menganut sistem endogamy di mana masyarakat setempat terikat dalam awig-awig (hukum adat) yang mengharuskan pernikahan dilakukan dengan sesama warga Desa Tenganan. Apabila dilanggar maka warga tersebut tidak diperbolehkan menjadi krama (warga) desa, artinya bahwa ia harus keluar dari Desa Tenganan.

Lokasi Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, sekitar 17 km dari kota Amlapura (ibukota kabupaten), 5 km dari kawasan wisata Candidasa, dan sekitar 65 km dari kota Denpasar. Desa Tenganan terletak di antara kaki dua buah bukit yaitu Bukit Kauh (Bukit Barat) dan Bukit Kangin (Bukit Timur).

Berada di tengah perbukitan menjadikan nama desa ini Tenganan berasal dari kata tengah atau ngatengahang, yang berarti bergerak ke daerah yang lebih dalam. Kata tersebut berhubungan dengan pergerakan masyarakat desa dari daerah pinggir pantai ke daerah pemukiman di tengah perbukitan.

Berada di desa Tenganan akan membuat diri kita merasa aman dan damai. Pasalnya, para penduduk desa sangat bersahabat dan selalu ramah terhadap setiap orang. Pada sore hari tepatnya, jika kita berjalan-jalan mengelilingi kampung, kita akan menyaksikan ragam aktifitas warga yang sangat kental dengan adat istiadat nenek moyang mereka terdahulu. Maka pantaslah jika mereka disebut dengan sebutan Bali Aga(Bali Asli).

Ragam Budaya Masyarakat Tenganan

Kekayaan budaya di desa  Tenganan memang telah mengundang perhatian banyak orang. Tidak hanya para turis dari dalam dan manca negara saja, melainkan banyak pula arkeolog serta sejarahwan yang tertarik untuk mempelajari ragam adat istiadat serta keindahan alam di sini.

Upacara adat yang kerap dilaksanakan warga desa setiap tahunnya merupakan rentetan dari upacara Ngusabha Sambah seperti prosesi Perang Pandan atau Mekare-kare, menaiki ayunan, dan lainnya. Biasanya, sebelum upacara Ngusabha Sambah, warga desa sudah terlebih dahulu menggelar upacara Buah Pisang atau Mesabar Sabatan Biu dalam rangka memilih calon pemimpin desa.

Prosesinya dimulai dengan mendidik para calon menurut adat setempat secara bertahap berupa psikologi test. Setelah itu, pada tanggal yang telah ditentukan sesuai sistem penanggalan setempat (sekitar bulan Juli) baru diadakan upacara Ngusabha Sambah dengan tradisi unik Perang Pandan atau duri (Mekare-kare).

Mekaré-karé merupakan puncak dari serangkaian prosesi upacara Ngusaba Sambah yang berlangsung selama 30 hari. Biasanya, selama 1 bulan Mekare-kare dilakukan sebanyak 2-4 kali oleh para lelaki. Baik lelaki dewasa, remaja hingga anak-anak boleh ikut meramaikan atraksi ini.

Dalam sebuah arena mereka bertarung saling sayat dengan menggunakan senjata seikat daun pandan berduri dan sebuah perisai dari anyaman rotan guna melindungi diri. Rata-rata peserta perang bertelanjang dada dan menggunakan pakaian adat mereka.

Selain Perang Pandan, rentetan lainnya adalah menaiki ayunan. Biasanya para wanita Bali diajak untuk menaiki ayunan dengan mengenakan pakaian adat. Selain menjadi pelengkap dalam upacara, ayunan ini juga memiliki makna di hati masyarakat sekitar bahwa tidak ada perbedaan antara kelas atas dengan kelas bawah karena tidak selamanya orang selalu di atas atau sebaliknya tidak pula selamanya berada di bawah.

Oleh-Oleh Kain Unggulan Gringsing

Kata Gringsing berasal dari kata gering yang artinya sakit atau musibah, dan sing berarti tidak. Secara keseluruhan kata Gringsing dimaknai warga sebagai penolak bala. Kain Gringsing merupakan salah satu jenis kerajinan tangan unggulan warga sini.

Proses pembuatan kain tenun Gringsing sangatlah unik serta membutuhkan waktu lama kurang lebih 3 tahun. Hal ini menjadikan harga jual kain dapat melambung sangat tinggi dikarenakan kelangkaannya.

Meski begitu, kain Gringsing tetap wajib dimiliki setiap warga Tenganan karena merupakan bagian dari perlengkapan upacara adat, semisal Ngaben (upacara pembakaran jenazah) di mana kain Gringsing digunakan untuk mengusung mayat.

Cara pembuatan kain gringsing adalah dengan teknik double ikat. Teknik ini merupakan satu-satunya di Indonesia dan sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Selain kain tenun gringsing beberapa kerajinan tangan khas Tenganan adalah anyaman bambu, ukiran, dan lukisan dari daun lontar yang telah dibakar. Di desa ini pengunjung bisa menyaksikan para pengrajin muda yang asyik menggambar di atas dedaunan lontar. [Edithya Miranti]

Tags: BaliDesa TengananKain GrinsingKarangasemPerang pandan
Share74Tweet47Send
Previous Post

Kontribusi Besar Islam dalam Sejarah Peradaban Barat

Next Post

Kado Terindah Para Ilmuwan Muslim untuk Dunia

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result