Kampar, Gontornews — Selepas kunjungan Direktur Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor, Al-Ustadz KH Masyhudi Subari MA pada Senin – Rabu (5-7/1), panitia ujian Siswi Akhir KMI Gontor Putri 7 Tahun 2020 bergerak cepat menindaklanjuti pesan Kiai. Di antaranya, mengadakan pengarahan mendalam tentang berbagai materi yang berkaitan dengan tarbiyah amaliyah (ujian praktik mengajar).
“Di hari Sabtu (11/1), bertempat di mushala ,beberapa guru senior yang mengampu materi pelajaran tarbiyah kelas 6, secara bergantian memberikan penjelasan ulang. Kegiatan pendalaman materi ini berlangsung dari pagi hingga siang menjelang shalat Dzuhur,” jelas Ustadz Farouq, salah satu guru senior Gontor Putri 7.
Kemudian, pada Ahad hingga Rabu (12-15/1), guna mendalami kembali materi ujian, panitia Siswi Akhir KMI meminta guru-guru yang kompeten di beberapa materi pelajaran untuk menyampaikan penjelasan dan pendalaman pemahaman. Materi-materi pelajaran tersebut adalah Tafsir, Tauhid, Fiqh, Ushul Fiqh, Musthalahul Hadis, Balaghah, Nahwu, Tarikh Adab, dan Muthalaah.
Selanjutnya, Kamis (16/1), bertempat di Sahah Taasi, rentetan kegiatan tarbiyah amaliyah dibuka dan dimulai dengan pengarahan tentang dasar-dasar pendidikan pengajaran di pondok oleh Al-Ustadz Drs HM Ma’ruf Chumaidi. Dilanjutkan dengan orientasi pembelajaran Al-Qur’an dan Tarjamah oleh Al-Ustadz Adnan Asyahibi Lc. Persiapan masih dilanjutkan dengan orientasi Naqd Tadris Bahasa Inggris oleh Al-Ustadz Farouq M Syarif, S.Fill.I., lalu orientasi pembelajaran Muhadatsah dan Mahfudzat oleh Al-Ustadz M Mustofa pada Sabtu (17/1). Kegiatan hari itu ditutup dengan orientasi pembelajaran Khat oleh Al-Ustadz Ali Huddin S.Th.I.
Di akhir acara, untuk mematri pemahaman santri tentang sekian banyak materi yang telah diberikan, panitia mengadakan evaluasi/ujian pada hari Ahad sampai Selasa (18-20/1), dengan pengawalan seluruh guru pembimbing tarbiyah amaliyah.
“Alhamdulillah seluruh Siswi Akhir KMI dapat menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz M Jamaluddin M.Pd.I,” tutup Ustadz Farouq. [Hafidh]




















