Gujarat, Gontornews — Lebih dari 130 orang tewas dalam insiden runtuhnya jembatan gantung di Morbi, Gujarat, India, Ahad (30/10/2022) malam. Pemerintah setempat telah mengerahkan tim penyelamat yang terdiri dari personel angkatan bersenjata dan Pasukan Penanggulangan Bencana Nasional (National Disaster Rescue Force/NDRF) ke lokasi kejadian.
Kantor berita India, Asian News International (ANI), melaporkan tim penyelamat berhasil menyelamatkan 150 warga yang menjadi korban insiden runtuhnya jembatan gantung Morbi.
Kepala Menteri Gujarat, Bhupendrabhai Patel, yang tiba di lokasi kejadian pada Ahad malam langsung mengadakan pertemuan dan peninjauan secara langsung. Patel menjelaskan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi terus melakukan komunikasi intensif dengan Patel terkait insiden mengerikan tersebut.
“Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan keprihatinannya dengan tragedi Morbi. Ia terus menerus berhubungan dengan saya dan mendapatkan perincian langsung tentang operasi penyelamatan, bantuan serta perawatan korban terluka,” ungkap Patel sebagaimana dilansir Hindustan Times.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Gujarat, Harsh Sanghavi, Senin (31/10/2022) pagi, melaporkan ada setidaknya 132 korban tewas dalam insiden tersebut. “Semua orang bekerja sepanjang malam. Angkatan laut, NDRF, Angkatan Udara dan Angkatan Darat tiba di lokasi dengan cepat. Lebih dari 200 orang telah bekerja sepanjang malam,” kata Sanghavi.
PM Modi menyatakan belasungkawa atas insiden Morbi seraya mendesak untuk terus melakukan upaya penyelamatan serta memberikan kompensasi sebesar 2 Lakh (37,8 Juta Rupiah) bagi keluarga korban meninggal.
Sejauh ini belum jelas penyebab runtuhnya jembatan yang baru dibuka kembali pekan lalu. Otoritas terkait masih terus melakukan penyelidikan terkait kepemilikan sertifikat izin. Namun, mereka juga melaporkan bahwa saat kecelakaan terjadi, jembatan Morbi di Gujarat dalam keadaan penuh sesak.
“Jembatan itu diberikan kepada perusahaan Oreva untuk operasi dan pemeliharaan selama 15 tahun. pada bulan Maret tahun ini, (jembatan itu) ditutup bagi umum untuk kepentingan renovasi. (Jembatan) itu dibuka kembali pada tahun baru Gujarati yang dirayakan setiap 26 Oktober,” kata petugas keamanan Morbi, Sandeep Singh Jhala.
“Kami tidak tahu apakah sertifikat pemugaran telah dikeluarkan kepada perusahaan untuk membuka jembatan atau tidak,” tutup Sandeep. [Mohamad Deny Irawan]






















