Tokyo, Gontornews — Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, menegaskan rencananya untuk mengirim pasukan ke Timur Tengah guna memastikan keselamatan kapal-kapalnya sekalipun ketegangan di kawasan Timur Tengah tengah meningkat.
PM Abe pun mendesak negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan negara yang berkonflik untuk melakukan komunikasi guna meredakan ketegangan serta menghindari eskalasi lebih lanjut.
“Saya mengkhawatirkan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah. Peningkatan (ketegangan) lebih lanjut harus dihindari dan saya meminta semua pihak yang berkepentingan untuk mengupayakan semua upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan,” kata PM Shinzo Abe sebagaimana dilansir Reuters.
“Kami berencana untuk mengirim pasukan bela diri di wilayah ini guna memperkuat pengumpulan informasi serta mengamankan jalur kapal-kapal Jepang,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat membunuh komandan militer Iran, Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tanpa awak kala berkonvoi di bandara Baghdad. Serangan ini tidak pelak membuat Iran berang dan meningkatkan momok konflik yang lebih luas di Timur Tengah.
Sementara itu, Pemerintah Jepang sendiri mengumumkan bahwa mereka akan mengirim sebuah kapal perang dan pesawat patroli ke Timur Tengah. Langkah ini dilakukan guna mengamankan perjalanan hampir 90 Persen impor minyak mentah.
Meski bersekutu dengan AS, Jepang tetap menjaga hubungan persahabatan dengan Iran serta memilih untuk mengamankan operasinya sendiri ketimbang bergabung dengan misi yang dipimpin oleh AS. [Mohamad Deny Irawan]





















