Berlin, Gontornews — Pemerintah Jerman, Jumat (8/1/2021), melaporkan rekor angka kematian akibat Covid-19. Dalam catatannya, Jerman melaporkan penambahan 1.188 kasus kematian. Rekor kematian akibat Covid-19 terkonfirmasi tidak lama setelah pemerintah memberlakukan penguncian secara nasional karena merebaknya varian baru virus korona.
Pemerintah Jerman berharap vaksinasi dapat menghambat penyebaran virus sehingga dapat mencapai kekebalan komunal atau herd immunity.
Angka kematian ini menjadi yang tertinggi setelah pemerintah mencatatkan rekor kematian pada 30 Desember dengan 1.129 kasus. Secara total angka kematian Covid-19 mencapai 38.795 kasus. Sementara kasus infeksi Covid-19 bertambah 31.849 kasus.
“Setiap dua menit, satu orang meninggal akibat Covid-19 di Jerman,” kata Perdana Menteri Bavaria, Markus Soeder kepada parlemen regional.
Senada dengan Soeder, Perdana Menteri Thuringia, Bodo Ramelow, meminta pemerintah pusat untuk memperpanjang masa penutupan ekonomi secara keseluruhan.
“Saya tidak melihat pilihan lain,” kata Ramelow kepada Reuters.
Sementara itu, salah satu wilayah Jerman paling terdampak Covid-19, Berlin, menunda pembukaan kembali sekolah pascaliburan Natal hingga 25 Januari mendatang.
Jerman juga mempertimbangkan untuk menangguhkan penerbangan dari sejumlah negara seperti Irlandia. Jerman menilai wilayah tersebut meningkatkan kekhawatiran tentang varian baru virus korona yang terkonfirmasi di Inggris. [Mohamad Deny Irawan]





















