Lower Saxony, Gontornews – Pemerintah Jerman kembali memusnahkan setidaknya 77.000 unggas terindikasi virus flu burung H5N8 dari beberapa peternakan di wilayah Lower Saxony, Jerman Utara.
Reuters menyebut jika 3 peternakan positif terjangkit virus mematikan bagi Unggas ini. Sedangkan 3 peternakan lainnya terus dipantau setelah ditemukan adanya interaksi dengan peternakan yang positif terjangkit virus ini.
Pemusnahan 55.000 unggas ini dilakukan saat liburan natal dan diperkirakan akan selesai hari Selasa (27/12) waktu setempat.
Sebelumnya, kasus flu burung di Jerman ditemukan dari empat peternakan di kota Oldenburg dengan 22.000 unggas dimusnahkan secara masal.
Pihak kementrian agrikultur Lower Saxony telah melarang penjualan serta pengiriman unggas ke daerah hingga negara tetangga dalam rentang waktu 72 jam ke depan.
Virus H5N8 telah menular ke lebih 500 burung liar di Jerman dalam beberapa pekan terakhir. Sejak wabah tersebut merebak, pemerintah memperketat aturan tentang sanitasi kepada para pemilik peternakan guna mecegah penyebaran virus H5N8 lebih luas.
Beberapa otoritas pemerintah negara-negara Eropa dan Israel yang telah menemukan kasus flu burung memastikan untuk mengisolasi dan mencegah pengiriman serta penjualan unggasnya untuk mencegah penularan.
Dari Asia, Korea Selatan juga fokus dalam menangani dan mencegah penyebaran virus ini. Sejumlah tentara Korsel melakukan pemusnahan unggas yang terinfeksi virus flu burung ini. Korsel mengonfirmasi sekitar 1,6 juta unggas dimusnahkan secara masal. Mohamad Deny Irawan




















