Roma, Gontornews — Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, memastikan bahwa masa penguncian wilayah (lockdown) di Italia akan berakhir pada 4 Mei mendatang. PM Conte menambahkan bahwa pada tanggal tersebut, taman akan dibuka, pabrik akan beroperasi dan sektor konstruksi akan dibuka kembali.
Meski demikian, Pemerintah masih menangguhkan penutupan toko hingga 18 Mei. Sementara restoran, bar dan penata rambut akan tutup hingga 1 Juni. Sedangkan sekolah akan tetap tutup hingga September mendatang.
βJika saya bisa memutar mundur waktu, saya akan melakukannya lagi,β kata PM Conte kepada harian La Stampa yang dilansir Reuters.
βSaya tidak bisa membiarkan diri saya terombang-ambing oleh opini publik. Bahkan jika aku memahami perasaan itu dengan sangat baik,β imbuhnya.
Conte mengaku bahwa timnya bersikap kaku terhadap kebijakan penguncian wilayah. Kebijakan ini dilakukan menyusul kekhawatiran terjadinya gelombang infeksi COVID-19 kedua.
βJika satu pasien dapat memicu wabah dan memicu penularan sedemikian rupa, maka kami terpaksa menutup seluruh Italia. Dapatkah anda membayangkan apa yang dapat terjadi dengan 100.000 kasus positif yang kami miliki saat ini,β jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Italia menjadi salah satu negara paling terpukul akibat COVID-19 di dunia. Italia mencatat hampir 27.000 kematian dan 200.000 kasus sejak kasus COVID-19 terkonfirmasi pada 21 Februari lalu. Saat ini, 105.813 orang masih memiliki penyakit yang disebabkan oleh virus korona tersebut.
Akan tetapi, jumlah kasus COVID-19 di Italia terus menurun dalam dua pekan terakhir. Beberapa gubernur pun meminta kepada pemerintah pusat untuk melonggaran pembatasan lebih cepat dari yang telah ditetapkan pemerintah. [Mohamad Deny Irawan]




















