Kabul, Gontornews — Kekacauan di sekitar bandara internasional Kabul menyebabkan tujuh warga sipil Afghanistan tewas dalam kerumunan, militer Inggris mengatakan hari Ahad (22/8).
Mereka menyebutkan ada risiko bahaya bagi warga yang mencoba melarikan diri dari pengambilalihan negara oleh Taliban.
Pada hari Ahad, militer Inggris mengakui tujuh kematian warga sipil di kerumunan di Kabul. Ada desak-desakan dan luka-luka di kerumunan, terutama ketika pejuang Taliban meletupkan tembakan ke udara guna mengusir mereka yang putus asa untuk mendapatkan penerbangan ke luar negeri.
βKondisi di lapangan tetap sangat menantang tetapi kami melakukan segala yang kami bisa untuk mengelola situasi seaman mungkin,β kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan.[]





















