Madrid, Gontornews — Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengumumkan pelonggaran pembatasan wilayah pada Sabtu (25/4). Pemerintah sepakat untuk membebaskan aktivitas bagi anak-anak di luar rumah menyusul tren angka kematian COVID-19 yang menurun di Spanyol.
Dalam pidatonya, Sanchez mengizinkan warga untuk berolahraga 2 Mei mendatang andai angka kematian akibat COVID-19 terus menurun. Selain itu, ia juga memerintahkan jajarannya untuk mulai melonggarkan penguncian di sejumlah wilayah selama kriteria WHO ditetapkan.
“Kami akan membuka aktivitas di semua sektor secara tiba-tiba,” kata PM Pedro Sanchez sebagaimana dilansir Reuters.
“Deeskalasi harus bertahap dan asimetris. Kita tidak akan maju dengan kecepatan yang sama tetapi kita akan mengikuti aturan yang sama,” imbuhnya.
Sanchez mengaku bahwa kebijakan ini akan dimulai pada bulan Mei. Sementara pihaknya akan terus memantau perkembangan dan situasi COVID-19 di Spanyol.
Sejak pekan lalu, Sanchez mengizinkan orang tua untuk menemani putra/putrinya di luar rumah untuk pertama kalinya. Meski demikian, aturan jarak sosial tetap diberlakukan hingga dua meter antarorang.
Pemerintah pun meminta para orang tua untuk bertanggung jawab atas aturan tersebut serta mengikuti pedoman pencegahan yang telah ditetapkan.
Dalam 24 jam terakhir, Pemerintah Spanyol mengonfirmasi 378 kasus kematian akbat COVID-19 atau naik sedikit ketimbang angka kematian serupa kemarin yaitu 367 kasus. Akan tetapi, jika merujuk puncak kematian di Spanyol sebesar 950 kasus, angka kematian terbaru itu terbilang rendah.
Secara kumulatif, Spanyol melaporkan 223.759 kasus infeksi dengan 22.902 di antaranya dinyatakan meninggal dunia. [Mohamad Deny Irawan]






















