Depok, Gontornews — Pimpinan Pondok Modern Tazakka Batang, Jawa Tengah, KH Anizar Masyhadi, menyempatkan diri berkunjung ke Pesantren Modern Primago Depok. Pada kesempatan itu Kiai Anizar menceritakan perjalanan Tazakka dari tahun 2005 sampai saat ini.
βPerlu Antum ketahui bahwa berdirinya Yayasan Tazakka dan lahirnya Pondok Modern Tazakka tidak bisa dipisahkan. Yayasan Tazakka berawal dari kegiatan majelis taklim dari rumah ke rumah. Majelis itu dirintis oleh tiga bersaudara dari pasangan H. Anta Masyhadi dan Hj. Susmiyati yaitu Anang Rikza Masyhadi, Anizar Masyhadi, dan Anisia Kumala Masyhadi. Mereka merupakan alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir,β papar alumnus Pondok Modern Gontor tahun 1999 itu.
KH Anizar Masyhadi juga berpesan kepada seluruh SDM Primago, “Di pesantren itu harus give, give, and give. Tidak ada take and give, semuanya bergerak dengan keikhlasan dan totalitas. Di pesantren mau berjuang, berkorban, atau hanya menumpang hidup? Kalau menumpang hidup bukan di pesantren tempatnya.β
Menurutnya, SDM pesantren harus memiliki β4 Tasβ. Tas Pertama: Integritas. βIntegritas harus dimiliki agar kita mampu bergerak maksimal, mampu give, give dan give kepada pesantren.β
Tas Kedua: Loyalitas. βLoyalitas tinggi menjadi cerminan pribadi yang siap berjuang dan berkorban, loyalitas tinggi pada pimpinan dan pondok.β
Tas Ketiga: Kapasitas. βKapasitas kemampuan ini harus puncak prima, melakukan dengan kapasitas tinggi, bukan pas-pas, atau sekedarnya.β
Tas Keempat: Totalitas. βApapun kegiatan dan aktivitasnya harus total.β
Sementara itu Pimpinan Primago Group, Ustadz Awaluddin Faj, mengatakan Pondok Modern Tazakka yang berlokasi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ini sangat cepat perkembangannya. βGerakan-gerakannya sungguh luar biasa, semoga Pesantren Modern Primago Depok bisa belajar banyak dari beliau dan Pondok Modern Tazakka,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, semoga kehadiran beliau di tengah-tengah Yayasan Pendidikan Primago Indonesia Depok membawa keberkahan, spirit dan motivasi kepada seluruh Tim Primago untuk terus bergerak, terus tumbuh, terus menebar berkembang dan bermanfaat bersama-sama,” ujar Ustadz Awal.
Pembina Yayasan Pendidikan Primago Indonesia, Ustadz Nur Julizar, juga menyatakan kesyukurannya atas kunjungan KH Anizar. “Alhamdulillah beliau mau menyempatkan hadir di Primago. Kemarin ketika bertemu di reuni marhalah di daerah Jasinga, ane undang beliau untuk datang ke Primago, Qodarullah beliau bisa hadir sekarang dan bisaΒ sharing pengalaman kepada kita semuanya,” papar alumnus Gontor tahun 99, seangkatan dengan KH Anizar, itu.
Ia berharap ke depannya makin banyak alumni Gontor yang bisa berkunjung ke Pesantren Modern Primago. βAamiiin Allahumma Aamiin.β[]






















