Sumenep, Gontornews — Sebanyak 7000 ulama, kiai dan jamaah menyambut kedatangan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr KH Ma’ruf Amin ke Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Sumenep, Madura, Jawa Timur dalam rangka Tabligh Akbar dan kuliah umum, Jumat (16/2) malam.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Dr KH Ahmad Fauzi Tdijani MA dalam sambutannya mengajak semua pihak agar menjalankan amanah yang sudah diberikan oleh para pendahulu kita.
“Agar kita semua selalu menjadikan agama sebagai tiang untuk berbuat lebih baik kepada sesama umat dan kewajiban memegang aqidah agama kita,” paparnya.
Pihaknya juga mengajak umat Islam agar menjdi hamba Allah yang yang baik. Salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan adalah dengan berpartisipasi melalui Bank Syariah.
“Berangkat dari bank syariah kita akan dapat menunjukkan ekonomi kita semua. Bahkan yang saya harapkan dari pondok inilah, akan lahir orang-orang yang dapat mejalankan syariat dan kaidah-kaidah yang sudah diajarkan,” pungkasnya.
Sementara itu KH Ma’ruf Amin dalam tausiahnya juga menyinggung soal Pegadaian Syariah sesuai moto pegadaian “Mengatasi Masalah Tanpa Masalah”, yang dalam hal ini dengan menerapkan sistem Keuangan Islam (syariah).
“Dengan tidak adanya Bank Syariah, kita tidak akan berjalan dengan baik. Dengan ilmu yang didapat dari pondok pesantren, yang menjadi benteng kita untuk menjadi lebih baik,” ujarnya memberikan fatwa.
Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Direktur Keuangan Non-Bank Syariah OJK Moch Muchlasin, Direktur Utama PT Pegadaian Persero Sunarso, Ketua MUI Jatim KH Abdul Somad Buckori, Ketua Panitia KH Kholil Nafis, Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen SIK SH, Danramil 0827/09 Sumenep diwakili oleh Serka Abd. Salam, Kapolsek Prenduan AKP Moh Nur Amin, para Pengasuh Pondok Pesantren, dan para Alim Ulama se-Prenduan. [Fathurroji]





















