Jakarta, Gontornews – Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus peserta dan tamu utama dalam Reuni Abu Sittin, KH Hasan Abdullah Sahal, telah hadir di Hotel Santika, Jakarta, Selasa (10/4). Bagi para peserta reuni Abu Sittin, tausiyah Kiai Hasan, sapaan akrabnya, merupakan acara puncak.
Koordinator Abu Sittin, KH Saefudin Arief memastikan bahwa tidak ada acara formal dalam reuni Abu Sittin kecuali mendengarkan tausiyah dari Kiai Hasan.
“Pak Hasan tidak pernah absen dari awal sampai sekarang karena beliau anggota Abu Sittin,” kata Ustadz Adin, sapaan akrabnya kepada Gontornews.
“Yang kita dapatkan transformasi dari Kiai Hasan adalah tentang keadaan pondok, nilai-nilai perjuangan. Tidak ada kepentingan, setelah selesai tausiyah Kiai Hasan, kita langsung bubar,” tegas Ustadz Adin menambahkan.
Dalam pertemuan yang menagendakan tausiyah Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal tersebut, alumni bersepakat untuk untuk tidak membicarakan hal-hal selain menyampaikan nilai-nilai perjuangan, nilai ukhuwah serta nilai-nilai persahabatan Lillāhi ta’āla.
“Allah sudah memeprtemukan kami untuk beribu alasan, untuk saling memberi, menerima persahabatan hingga belajar untuk menyampaikan nilai-nilai perjuangan dalam masyarakat,” ungkap koordinator Abu Sittin, KH Saefuddin Arief.
“Kami mempunyai motto saling mengisi dan beribadah. Jadi (perkumpulan Abu Sittin) ini adalah orang-orang yang bersilaturahim karena Allah swt tanpa ada hubungan darah maupun nasab,” tambah Kiai Adin.
Sementara itu, selaku tuan rumah reuni Abu Sittin, Ketua IKPM Jakarta, KH Budiman Latief mengajak seluruh alumni Gontor berusia 60 tahun ke atas untuk ikut bergabung dalam reuni Abu Sittin. [Mohamad Deny Irawan]






















