Roma, Gontornews — Jumlah korban meninggal akibat virus corona (Covid-19) di Italia dan Spanyol sudah melampaui China pada Rabu (25/3).
Dalam 24 jam terakhir, terdapat 738 kematian hingga total korban akibat corona di Spanyol menjadi 3.647. Sementara di Italia, jumlah korban tewas telah 7.510.
Sejak virus mematikan ini muncul pada akhir tahun lalu, hingga kini sudah ada 3.281 orang yang meninggal akibat corona di China.
Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan tes corona sejak Selasa kemarin. Penambahan jumlah yang positif naik tajam 20 persen dalam sehari, namun ini juga berbanding lurus dengan persentase jumlah kematian dengan 27 persen.
Pemerintah juga memperingatkan minggu ini, situasi akan makin memburuk.
“Kita mendekati puncak,” kata Menteri Koordinator Situasi Darurat Fernando Simon dikutip CNN.
Lockdown di Spanyol dimulai pada 14 Maret lalu, dan direncanakan berlangsung dua pekan. Namun situasi yang belum kunjung membaik membuat pemerintah memperpanjang lockdown hingga 11 April mendatang.
Di seluruh Spanyol, jumlah kasus tertinggi berada di ibu kota Madrid yakni 14.597 orang terinfeksi, dan 1.825 kematian.
Untuk mengatasi kekurangan rumah sakit, pemerintah mendirikan rumah sakit darurat di pusat pameran IFEMA, yang saat ini menampung 1.500 tempat tidur. [DJ]


















