Ponorogo, Gontornews — Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) KH Hasan Abdullah Sahal menyampaikan arahan di hadapan seluruh santri terkait pemilihan utusan dari tiap-tiap konsulat dan Gugus Depan yang akan menjadi calon ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan ketua Koordinator Gerakan Pramuka. Acara berlangsung di Masjid Jami’ Gontor Sabtu lalu (21/12).
“Santri Gontor harus siap memimpin dan siap dipimpin. Semua aktivitas yang ada di pondok Gontor bertujuan untuk pendidikan, apa yang kau lihat, apa yang kau rasa, dan apa yang kau dengar semuanya untuk pendidikan. Mendapatkan amanah dan menjaga amanah pun bagian dari penanaman karakter santri Gontor,” papar Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal.
Pemilihan utusan konsulat diadakan di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh Panitia Pergantian Pengurus OPPM setelah pengarahan dari Pimpinan PMDG di Masjid Jami’. Sedangkan pemilihan utusan Gugus Depan diadakan pada siang hari, pukul 14.00 bertempat di zona yang sudah ditentukan oleh Panitia Pergantian Pengurus Koordinator.
Setiap santri berhak memilih dua calon sebagai kandidat ketua OPPM dan ketua Koordinator Gerakan Pramuka. Setelah terpilihnya utusan dari setiap konsulat dan Gugus Depan, para kandidat tersebut akan dipilih kembali, hingga tersisa 10 orang untuk utusan konsulat dan 12 orang untuk utusan Gugus Depan, yang nantinya akan dipilih langsung oleh Pimpinan PMDG sebagai formatur sekaligus ketua OPPM dan ketua Koordinator Gerakan Pramuka.
Tujuan diadakannya pergantian pengurus adalah untuk melanjutkan estafet kepengurusan organisasi dari siswa kelas 6 kepada siswa kelas 5 Kulliyatu-l Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor, karena mereka siswa kelas 6 akan menghadapi Ujian Akhir yang akan dilaksanakan selama 2 bulan. Selain itu, agenda ini juga membentuk karakter pemimpin masa depan bagi mereka yang akan berkiprah di masyarakat, serta melahirkan para mundzirul qoum yang cerdas, tegas, adil, dan bijaksana. [Reyzin]






















