Jakarta, Gontornews — Pekan depan Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIII. Acara akhir tahun tersebut akan diselenggarakan di Depok, Jawa Barat.
Direktur Utama BMH Supendi mengatakan, saat ini kesadaran kaum Muslim terhadap kewajiban menjalankan perintah zakat terus mengalami peningkatan yang signifikan.
“Tentu saja ini berita gembira bagi kaum Muslimin di Indonesia,” ungkapnya.
Meski demikian, menurut Supendi, hadirnya kesadaran umat Islam tersebut harus bisa terfasilitasi dan tersalurkan secara amanah, profesional sehingga berdampak besar dalam progresivitas pengentasan kemiskinan dan pembangunan serta pencerdasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
BMH sendiri, tambah Supendi, telah berkiprah sejak 2001 dan telah berdiri di 33 provinsi di Indonesia. Catatan perolehan juga terus mengalami peningkatan dengan sebaran pendistribusian dana Ziswaf yang juga kian meluas.
“Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional yang telah ditetapkan Menteri Agama dengan SK No. 425 Tahun 2015, pada tahun 2015 BMH berhasil menghimpun dana Ziswaf sebesar Rp 97 miliar dan di tahun 2016 diperkirakan akan mencapai Rp 130 miliar,” jelasnya.
Akan tetapi, angka tersebutΒ masih sangat kecil dibandingkan dengan potensi zakat yang ada di Indonesia yang mencapai hingga ratusan triliun rupiah. Terlebih jika dilihat dari luasnya jangkauan wilayah NKRI di setiap daerah. “Selalu ada yang mengundang kepedulian kita semua,” imbuh Supendi.
Sementara itu, Kepala Humas BMH Pusat Imam Nawawi menambahkan, Rakernas yang mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Layanan dan Pemberdayaan untuk Optimalisasi Penghimpunan Ziswaf” ini akan dimeriahkan dengan adanya event special.
“Dalam Rakernas nanti diadakan even Change Maker Award yang didedikasikan kepada para dai di berbagai bidang, seperti peternakan, pendidikan, dan keuangan yang tidak saja telah berhasil membangun usaha, tetapi juga telah sukses membina dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya,” papar Imam.[Devi Lusianawati/Rus]





















