Tripoli, Gontornews — Komandan militer Libya, Khalifa Haftar telah melarang penerbangan komersial dari Libya ke Turki dan memerintahkan pasukannya untuk menyerang kapal-kapal dan kepentingan-kepentingan Turki di negara itu, kata juru bicara Ahmed al-Mismari.
Turki mendukung Pemerintahan Kesepakatan Nasional (GNA) Libya yang diakui PBB di Tripoli yang pada Rabu mengambil kembali Gharyan, sebuah kota strategis di selatan ibukota, dari Pasukan Nasional Libya (LNA) yang dipimpin Haftar.
“Pesanan telah diberikan kepada angkatan udara untuk menargetkan pesawat dan kapal-kapal Turki di perairan teritorial Libya,” kata al-Mismari pada hari Jumat (28/6) seperti dikutip Aljazeera.
Ia menambahkan bahwa “situs-situs strategis Turki, perusahaan-perusahaan dan proyek-proyek milik Turki (di Libya) dianggap sebagai target yang sah oleh angkatan bersenjata.”
Al-Mismari mengatakan pesawat Turki “memberikan perlindungan udara” dan membom posisi LNA dalam pertempuran Gharyan.
“Semua penerbangan ke dan dari Turki juga dihentikan dan setiap warga Turki (warga negara) di wilayah Libya akan ditangkap,” katanya. [RM]


















