Jakarta, Gontornews – Kunjungan Raja Salman beserta rombongan yang berjumlah 1500 orang ke Indonesia bermakna besar bagi Pondok Modern Darussalam Gontor. Dalam pantauan Gontornews.com, ada sejumlah alumnus Gontor yang berperan dalam kunjungan bersejarah pemimpin Arab Saudi ke Indonesia itu.
Mulai dari Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (alumnus Gontor 1982) yang duduk bersama Raja Salman di mobilnya, Abdurrahman Muhammad Fachir (alumnus Gontor 1975) yang menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Jokowi, Muchlis Hanafi (alumnus Gontor 1989) yang bertindak sebagai penerjemah pemerintah Indonesia selama di bandara Halim Perdana Kusuma, dan tidak ketinggalan pula Syahrul Murojab (alumnus Gontor 99 awal) yang bertindak sebagai penerjemah di Istana Bogor. Serta staf Kedubes RI di Riyadh, Unsil Habieb, angkatan 80, yang aktif dalam tim advance.
“Alhamdulillah ada lima alumni Gontor berperan dominan dalam kedatangan Raja Salman hari ini,” kata Sekretaris Forum Bisnis Gontor, Ali Basuki Rahmat, kepada Gontornews.com.
Sebagaimana diketahui, Pondok Modern Darussalam Gontor membekali santri-santrinya dengan dua bahasa internasional, Arab dan Inggris, sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Maka tak pelak alumnus Gontor memiliki kemampuan mumpuni di bidang kebahasaan.
Selain itu, kiprah alumnus Gontor di kancah nasional seperti mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin, juga memberikan bukti bahwa dunia pesantren memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. [Mohamad Deny Irawan/Rus]





















