pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Saturday, 12 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Literasi Digital sebagai Inovasi Pembelajaran di Era Revolusi 4.0

Oleh Ridwan Siskandar, M.Si, Dosen Sekolah Vokasi IPB

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
24 October 2019
in Kolom
1
Literasi Digital sebagai Inovasi Pembelajaran  di Era Revolusi 4.0

Berkembangnya revolusi 4.0 ditandai dengan teknologi digital yang menyebar luas di masyarakat. Teknologi digital seperti internet menimbulkan perubahan besar terhadap akses informasi. Rendahnya penggunaan internet di dunia pendidikan menyebabkan kurangnya edukasi mengenai pemanfaatan teknologi digital yang baik, sehingga terjadi penyalahgunaan teknologi digital seperti informasi cyberbullying, pelanggaran privacy, hoaks, konten pornografi dan kekerasan. Penyalahgunaan tersebut dianggap persoalan masyarakat digital saat ini dikarenakan rendahnya budaya literasi digital. Untuk mengatasi dampak negatif tersebut diperlukan budaya literasi digital yang memadai (Jenkins, 2009, p.234).

Di Indonesia, literasi digital masih dianggap baru karena belum dipahami secara utuh oleh semua kalangan. Pemerintah mewajibkan pada guru di sekolah, untuk melakukan pembiasaan dalam mengakses, mencari, memanfaatkan informasi secara pintar, cermat, dan cerdas. Guru harus memiliki tingkat literasi digital yang mumpuni, sehingga dapat membedakan mana informasi yang benar dan salah untuk di informasikan kepada peserta didik. Di sekolah guru mengajarkan cara memilah kebenaran sebuah informasi dan menanamkan karakter kepada peserta didik dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga peserta didik dapat menghindari dampak negatif yang bisa didapatkan jika tidak bijak menggunakan internet.

Tantangan terbesar dalam penerapan literasi digital di sekolah berasal dari internal sekolah, di antaranya kemampuan guru di bidang literasi digital yang belum memadai. Di tengah berkembangnya generasi milenial di abad 21 yang dikenal dengan generasi Z, merupakan digital native yang lahir dan tumbuh di era digital. Kemudahan akses serta keseharian yang dikelilingi oleh teknologi informasi dan komunikasi. Sebaliknya, penggunaan media digital di kalangan guru hanya sebatas sebagai alat mencari sumber-sumber informasi yang terkait dengan penyediaan bahan belajar mengajar serta melakukan komunikasi oleh guru kepada peserta didik baik secara personal maupun melalui group diskusi (Emiri, 2015, p.157).

Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya pemakaian media digital di kalangan profesional guru di Indonesia. Kota Bogor merupakan salah satu kota di Indonesia yang menerapkan smart city. Smart city merupakan konsep pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong pemerintah menciptakan layanan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Sejalan dengan konsep smart city, setiap masyarakat harus memiliki kemampuan digital yang baik sehingga, pemanfaatan teknologi dan media informasi dapat dimanfaatkan secara produktif. Tak terkecuali para guru di lingkup Kota Bogor, untuk meningkatkan proses pembelajaran, untuk menguatkan karakter peserta didik dalam mengakses media digital, guru harus memiliki keterampilan literasi digital yang mumpuni sehingga dapat memberikan penguatan karakter peserta didik.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Muhammad Ragil & Dholina Inang (2018:392) dalam penelitiannya mengenai literasi digital dalam pembelajaran di sekolah dasar hampir 99% peserta didik di era revolusi industri telah menggunakan smartphone sebelum usia 9 tahun. Aktivitas yang sering dilakukan adalah menonton youtube dan bermain games. Dari hasil penelitian Ragil dan Inang, dapat disimpulkan bahwa dunia digital telah memasuki dunia generasi muda tak terkecuali peserta didik dalam ranah sekolah dasar maupun madrasah ibtidaiyah. Oleh karena itu diperlukan data mengenai pola sekolah menghadapi perkembangan era digital dalam pembelajaran di sekolah. Literasi Digital di Sekolah perlu digalakkan dari setiap aspek, baik dari sisi peserta didik maupun dari sisi guru sebagai tenaga pendidik. Siti Masitoh (2018:32) meneliti mengenai literasi digital sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menuju generasi emas 2045, dan hasil penelitiannya dapat disimpulkan bahwa guru dan dosen abad 21 ditantang untuk dapat menyiapkan komponen pembelajaran yang dapat menggerakkan literasi di sekolah. Ternyata pada tahun 2017 sebelum Siti Masitoh, sudah ada penelitian literasi digital untuk guru (SMA)/madrasah aliyah (MA) di wilayah Jakarta Pusat yang diteliti oleh Indah Kurnianingsih, Rosini dan Nita Ismayati (2017:76), hasil penelitiannya dapat disimpulkan bahwa guru memerlukan pelatihan infomasi untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam menggerakkan literasi sains.

Istilah literasi digital dicetuskan pertama kali oleh Paul Gilster (1998:210) sebagai kemampuan menggunakan informasi secara efektif dan efisien dari berbagai sumber digital. Kemampuan literasi digital tidak hanya seputar kemampuan membaca, akan tetapi proses berpikir secara kritis untuk menyintesis informasi yang ditemukan di media digital. Gilster menyebutkan terdapat empat aspek kompetensi agar seseorang dikatakan melek digital. Keempat aspek tersebut adalah aspek pencarian di internet, aspek pandu arah hypertext, aspek evaluasi konten informasi serta aspek penyusunan pengetahuan.

Menurut Belshaw (2001:115), literasi digital merupakan suatu kemampuan memahami informasi dalam bentuk informasi multimedia. Literasi digital bukan hanya sekedar kemampuan untuk menggunakan sumber digital tersebut, namun juga kemampuan berfikir terhadap informasi yang didapatkan dari berbagai sumber multimedia secara efektif. Literasi digital adalah kecakapan dan pengetahuan seseorang untuk menggunakan media digital, dan berkomunikasi dalam menggunakan, mencari, membuat informasi, serta memanfaatkannya secara bijak, cermat, cerdas, tepat, dan mematuhi hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Literasi digital merupakan kecakapan hidup yang harus dimiliki oleh berbagai lapisan masyarakat.

Seseorang dengan kemampuan literasi digital yang baik dapat mengakses, memahami konten, menginformasikan, membuat bahkan memperbarui media digital. Jika seseorang memiliki kemampuan ini, media digital dapat dimanfaatkan secara produktif, bukan untuk tindakan destruktif bahkan konsumtif. Maka dari itu pembelajaran literasi digital diperlukan dalam masyarakat (Graber, 2012, p.90). Pembelajaran literasi digital dapat ditempuh dengan pendidikan sekolah (formal) dan masyarakat (informal dan nonformal). Di sekolah, literasi digital dapat dikembangkan masuk ke dalam proses pembelajaran yang terintegrasi dalam kurikulum dengan media digital seperti melalui komputer, internet (blog, media sosial, web), dan telepon pintar. Peserta didik dapat diajak untuk memahami dan membedakan berita hoax dan berita benar yang tersebar di internet.

Selain itu, guru dapat memberikan situs-situs yang bermanfaat untuk pembelajaran dan cara penggunaannya, seperti rumah belajar Kemdikbud dan internet literacy program (Mishra, R.,N. & Mishra, C., 2010, p.51). Selain peserta didik yang perlu ditingkatkan keterampilan literasi digitalnya, guru pun perlu ditingkatkan pengetahuan dan kreativitasnya dalam proses pengajaran literasi digital, dan kepala sekolah perlu memfasilitasi guru atau tenaga kependidikan dalam mengembangkan budaya literasi digital sekolah.

Guru memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang terintegrasi dengan media digital harus melibatkan nilai-nilai universal yang harus ditaati setiap pengguna seperti menjaga privasi, berekspresi, keberagaman budaya, hak intelektual, dsb. Maka guru perlu membimbing dan mengajari peserta didik nilai-nilai karakter yang harus dimiliki agar bijak dalam menggunakan media digital. Penanaman dan penguatan karakter bangsa dapat dicapai dengan baik melalui literasi digital, karena literasi digital membuat guru maupun peserta didik dapat mengakses, memilah dan memahami berbagai jenis informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup seperti kesehatan, pengasuhan anak, dan keluarga (Pischetola, 2011, p.9).

Penguatan karakter peserta didik melalui literasi digital di sekolah dapat difasilitasi dengan pengembangan kapasitas (Capacity Building) kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan terkait dengan penerapan literasi digital di lingkungan sekolah. Pengembangan capacity building dapat melalui kegiatan pelatihan, workshop, FGD (focus group discusion) tentang literasi digital. Kegiatan capacity building berkaitan dengan pemanfaatan dan penggunaan media digital seperti internet, blog, media sosial, konten pendidikan seperti rumah belajar dalam pengembangan sekolah, misalnya, kepala sekolah dan pengawas diberikan pelatihan tentang penggunaan media digital dalam manajemen sekolah, guru diberikan pelatihan tentang pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, serta peserta didik didorong untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara cerdas dan bijaksana. Pelatihan di sini juga ditekankan pada keteladanan yang diberikan oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan terkait dengan penerapan literasi digital di lingkungan sekolah. []

Email: [email protected]

Tags: Literasi digitalMilenialPembelajaranVokasi IPB
Share463Tweet290Send
Previous Post

Polisi Temukan Truk Berisi 39 Mayat di London

Next Post

KNKT Paparkan Hasil Investigasi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Comments 1

  1. Hana L says:
    7 years ago

    Good

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

9 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result