Jakarta, Gontornews — Gempa 6,5 Skala Ritcher yang mengguncang Aceh, Rabu (7/12) pagi, menyebabkan sejumlah bangunan madrasah dan lembaga pendidikan Islam rusak. Ada yang rusak total, sedang, dan ringan.
Data sementara yang dirilis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kamis (8/12), menyebutkan ada dua Raudlatul Athfal (RA) yang mengalami rusak sedang.
Selain itu, ada 20 Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang terdampak, dengan rincian: satu rusak total, dua rusak berat, dan 17 rusak sedang. Enam Madrasah Tsnawiyah (MTs) juga mengalami kerusakan: dua rusak berat dan empat rusak sedang. Sedangkan Madrasah Aliyah (MA) yang rusak ada empat: tiga rusak berat, dan satu rusak ringan.
Dikutip kemenag.go.id, Direktur Pendidikan Madrasah M Nur Kholis Setiawan menyatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan terkait dengan jumlah akhir madrasah yang mengalami kerusakan sebagai dampak dari gempa Aceh. “Madrasah yang terdampak masih kita inventarisir dan akan diberikan bantuan sarana dan prasarana pada awal tahun 2017,” katanya.
Selain madrasah, sementara ini tercatat ada 10 pondok pesantren yang juga mengalami kerusakan. Empat pesantren rusak berat, tiga rusak sedang, dan tiga rusak ringan. [M Khaerul Muttaqien/Rus]




















