Jakarta, Gontornews — Aksi Bela Islam III yang digelar 2 Desember 2016 berlangsung superdamai. Jutaan manusia memandang bahwa aksi 212 yang juga turut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan juga Wapres Jusuf Kalla merupakan aksi yang tiada duanya dalam sejarah pergerakan di Indonesia.
Apresiasi tinggi datang dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Ia kagum dengan persatuan yang ditunjukkan selama aksi berlangsung. Menurut Habibie, ABI III 212 memperlihatkan adanya energi positif di Tanah Air.
” Aksi 2 Desember itu saya dapat informasi lebih dari tujuh juta orang termasuk Presiden Republik Indonesia, juga golongan yang masuk Islam, juga bukan yang mayoritas dipandang dari sudut keturunan, tapi juga ya minoritas ikut turun, berarti betul-betul tecermin bahwa kita bisa bersinergi positif,” katanya di Silaknas ICMI di Ancol, Jakarta, Jumat (9/12).
Habibie juga mengingatkan agar masyarakat tak mudah terpancing oleh kelompok manapun yang berniat merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan yang selama ini terjalin di dalam masyarakat Indonesia, haruslah dijaga. Sehingga negara ini dapat menjadi negara yang unggul dibandingkan negara-negara lainnya.
“Jangan mau terpancing oleh orang-orang atau golongan di manapun dia berada yang tidak menguntungkan persatuan dan kesatuan bangsa. Itu adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi kalau mau unggul,” ujarnya. [M Khaerul Muttaqien/Rus]




















