Jakarta, Gontornews — Mahasiswa Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta kembali menorehkan tinta emasnya lewat prestasi gemilang yang diraih dalam ajang Musabaqah Tsarwah Bahirah Al-Arabiyah (MUTSABARAH). Muhammad Islahul Ulum, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) IDAQU Jakarta tersebut, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Khitobah Bahasa Arab pada kejuaraan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Nurul Jadid Paiton pada 14–16 Januari 2026 lalu.
Kepada Gontornews.com Ustadzah Rina Susanti Abidin Bahren MA menambahkan bahwa Mohammad Islahul Ulum merupakan mahasiswa semester lima Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) yang juga aktif berorganisasi, dan kini menjadi Presiden Mahasiswa di Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Daarul Quran. “Ia juga penerima beasiswa full jalur prestasi dan tahfidz dari awal mendaftar menjadi mahasiswa,” ungkap Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IDAQU tersebut.
Kompetisi ini pun menantang peserta untuk mengkaji transformasi pembelajaran Bahasa Arab di era kecerdasan buatan. Dalam pidatonya, Muhammad Islahul Ulum menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai turats dengan inovasi teknologi modern agar pembelajaran Bahasa Arab tetap relevan dan progresif.
Disebutkan idaqu.ac.id, ia menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut, “Alhamdulillah, ini bukan hanya tentang kemenangan pribadi, tetapi tentang amanah membawa nama baik Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IDAQU Jakarta.” Tema tentang kecerdasan buatan ini, lanjut Islahul Ulum, menantang kita untuk tidak alergi terhadap teknologi, tetapi justru memanfaatkannya sebagai sarana penguatan pembelajaran Bahasa Arab.
Lebih lanjut, ia berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk berani tampil dan berkompetisi di berbagai forum ilmiah. “Mahasiswa Tafsir harus percaya diri. Bahasa Arab bukan hanya alat memahami teks, tetapi juga sarana berdialog dengan dunia. Semoga ini menjadi awal untuk prestasi-prestasi berikutnya,” ucapnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IAT IDAQU Jakarta mampu berkontribusi aktif dalam forum akademik nasional serta menunjukkan kompetensi kebahasaan dan intelektual yang kompetitif. [Edithya Miranti]


















