Ponorogo, Gontornews — Suasana di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dipenuhi dengan kegembiraan dan rasa syukur. Mahasiswa angkatan 2023 telah menyelesaikan masa pengabdian wajib selama satu tahun, dan sebagai ungkapan rasa syukur, mereka mewakafkan satu unit mobil pikap Tata Super Ace 1400cc.
Tradisi ini, seperti yang diungkapkan oleh Wakil Rektor (Warek) 3 UNIDA Gontor, Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., merupakan bagian dari nilai-nilai baik yang harus dijaga di Gontor. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan dan kemajuan Gontor tidak terlepas dari tradisi berbagi dan bersedekah, yang telah menjadi warisan berharga selama bertahun-tahun.
“Inilah yang membuat umat Islam maju. Tradisi saling memberi. Tradisi saling sedekah,” ujar Warek 3 dalam sambutan pada Jumat (10/5/2024) pagi.
Acara penyerahan wakaf mobil pikap tersebut disaksikan oleh seluruh mahasiswa dan jajaran dosen senior. Warek 3 UNIDA Gontor menerima wakaf tersebut sebagai pihak kedua yang mewakili universitas, dan simbolisasi kesepakatan tersebut ditandai dengan pemotongan pita merah secara resmi.
Wakaf mobil pikap tersebut diharapkan dapat bermanfaat secara optimal bagi kemaslahatan mahasiswa UNIDA Gontor. Sebagai bagian dari amal jariyah, kontribusi mahasiswa angkatan 2023 ini diharapkan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas kampus.
Tradisi berbagi dan bersedekah yang dijunjung tinggi di UNIDA Gontor tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga menjadi pilar bagi pembangunan yang berkelanjutan dalam pendidikan Islam. Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur yang menguat, UNIDA Gontor terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman. []





















