Kuala Lumpur, Gontornews — Mantan Direktur Eksekutif 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Shahrol Azral Ibrahim mengatakan bahwa keterlibatan Low Taek Jho dalam dana dana kedaulatan yang dirahasiakan untuk mencegah serangan politik terhadan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, di partai UMNO.
Sharol juga menambahkan bahwa UMNO iri dengan Jho Low, sapaan akrab Low Taek Jho, terkait kedekatannya dengan PM Najib Razak.
“Masuk akal bagi saya bahwa keterlibatan Jho Low dalam skandal 1MDB direndahkan agar tidak mengancam posisi Datuk Seri,” kata Shahrol saat diperiksa oleh Pengadilan Tinggi Malaysia, Senin (7/10).
“Ini adalah pemahaman yang mengesankan sejak 2010 dan seterusnya,” ungkapnya saat ditanya oleh pengacara Najib, Muhammad Shafee Abdullah, sebagaimana dilansir Free Malaysia Today.
Jho Low, sebut Shahrol, memberi tahu dirinya bahwa persepsi masyarakat akan memburuk jika Najib memberikan posisi direktur 1MDB ke salah seorang pengusaha asal Penang. Shafee lantas menegur Jho Low dengan menyebut bahwa dunia telah mengetahui sepak terjang Jho Low di 1MDB.
“Seluruh dunia tahu kalau Jho Low ada di 1MDB,” selorohnya.
Lebih lanjut Shahrol mengatakan tidak banyak orang yang mengetahui seberapa kuat hubungan antara Jho Low dengan mantan PM Najib Razak.
“Sangat sedikit orang yang tahu Low membantu Datuk Seri antara 2009 dan 2011 dimana Low memainkan peran besar dalam hubungan hubungan Perdana Menteri dengan orang-orang di Timur Tengah dan Cina,” jelasnya.
“Kami tidak pernah berkomunikasi melalui saluran normal,” kata Shahrol menjelaskan tentang penggunaan jaringan Blackberry Massenger (BBM) ketimbang jaringan komunikasi lainnya yang tidak aman.
“Kami tidak tahu siapa yang bisa kami percayai, kami harus melindungi dan mengamankan bos,” pungkas Shahrol. [Mohamad Deny Irawan]






















