Rabat, Gontornews — Otoritas keamanan Maroko, Ahad (25/06/2023), berhasil menggagalkan lebih dari 366.000 upaya migrasi ilegal ke Eropa dalam lima tahun terakhir. Kementerian Dalam Negeri Maroko berhasil menggagalkan 70.781 percobaan migrasi gelap itu pada tahun 2023.
Dalam lima tahun terakhir, otoritas terkait menjelaskan bahwa operasi anti-migrasi gelap Maroko berhasil menggagalkan lebih dari 25.000 upaya migrasi ilegal. Selain itu, operasi tersebut juga berhasil menyelamatkan lebih dari 90.000 migran gelap selama lima tahun terakhir.
Pada tahun 2022, lebih dari 12.000 migran yang berhasil diselamatkan oleh otoritas Maroko sepanjang tahun 2022. Sementara pada akhir Mei, ororitas terkait berhasil menyelamatkan 3.150 migran dari laut.
Selain menyelamatkan migran gelap, otoritas Maroko berhasil membongkar 290 jaringan kriminal yang terlibat dalam migrasi ilegal pada 2022. Sejumlah besar jaringan migrasi ilegal yang ia perkirakan mencapai 117 jaringan pada akhir Mei 2023.
Dari jumlah tersebut, Marrocoan World News melansir, kementerian berhasil total jaringan migrasi ilegal yang dibongkar menjadi 1.500 orang selama lima tahun terakhir. Secara khusus, mereka membongkar upaya migrasi ilegal ke wilayah kantong migrasi Spanyol seperti Ceuta dan Melilla.
Dalam lima tahun terakhir, pihak berwenang juga membatalkan ratusan upaya migrasi dalam lima tahun terakhir, yang melibatkan 17.500 calon migrasi ilegal. Pada tahun 2022, percobaan migrasi ilegal menuju Ceuta dan Melilla berjumlah 16 percobaan, sedangkan pada tahun 2023 hanya ada satu percobaan migrasi.
Sebagai bentuk apresiasi penguatan sistem untuk melawan migrasi ilegal, Kementerian Dalam Negeri Spanyol memuji kerja sama dengan Maroko di lapangan. Maroko, sambung Spanyol, berhasil menekan arus imigrasi ilegal ke Spanyol melalui Afrika Utara yang turun hingga 36% pada akhir April 2023. [Mohamad Deny Irawan]



















