10
Tonton Selengkapnya
30 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 16 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Khazanah

Masjid Al-Mujahidin Watampone, Saksi Sejarah Islam di Bone

Fathur Roji by Fathur Roji
3 July 2022
in Khazanah
0
Masjid Al-Mujahidin Watampone, Saksi Sejarah Islam di Bone

Bone, Gontornews — Masjid Al-Mujahidin Watampone dikenal juga dengan nama Masigi Laungnge (Bugis) atau Masjid Tua. Diyakini oleh banyak kalangan di Bone bahwa masjid inilah yang pertama dibangun di Bone. Masjid tua Al Mujahidin didirikan pada 12 Rabiul Awal 1060 Hijriah atau 9 Juli 1639 Masehi.

Tidak ditemukan catatan yang jelas mengenai tanggal dan tahun berdirinya. Namun demikian, dalam catatan Asnawi Sulaiman seorang penulis buku ‘Sejarah Singkat Keqadhian (Qadhi) Bone’, disebutkan bahwa Masjid Al-Mujahidin didirkan oleh Kadhi Kerajaan Bone yang pertama, Fakih Amrullah, sesat setelah menjadi Kadhi di Kerajaan Bone di lingkungan istana Kerajaan Bone.

Langkah pertama yang dilakukan oleh Faqih Amrullah sebagai kadi di Kerajaan Bone adalah membangun sebuah masjid di dekat istana Kerajaan Bone. Di masjid inilah Patta Kalie pertama memberikan bimbingan dan pengajaran kepada keluarga istana Bone.

Fakih Amrullah bukanlah orang Bone, melainkan orang Gowa. Ia lahir di Gowa sekitar tahun 1603 M. Dari pihak ayah, ia adalah putra seorang keturunan Arab, Sayid Muhsin. Sayid Muhsin sendiri adalah putra dari Sayid Ba’Alwi bin Abdullah, seorang ulama yang datang dari Mekah dan menetap di Kerajaan Gowa tidak lama setelah Gowa menerima Islam.

BACA JUGA

Berusia Lebih dari 7 Abad, Masjid Al-Mustofa Tertua di Kota Bogor

Masjid Prawoto, Masjid Tertua di Wilayah Pati Jawa Tengah

Barus, Kota Tua Jadi Gerbang Dakwah Islam Pertama di Nusantara

Masjid Hidayatullah, Masjid Bersejarah di Raja Ampat

Masjid Agung Sumenep, Kuno dengan Desain Unik

Ibunya adalah putri I Malingkaan Daeng Manyonri Sultan Abdullah Awwalul Islam (Raja Tallo) dan Mangkubumi Kerajaan Gowa, Raja Tallo yang pertama masuk Islam. Dengan demikian, dari jalur ibu ia adalah keluarga bangsawan Gowa. Asnawi Sulaiman menyebutkan bahwa bahwa kadi pertama di Kerajaan Bone tidak diangkat oleh Raja Bone sebagaimana lazim pada pengangkatan Kadi Bone berikutnya, tetapi ia dikirim oleh Raja Gowa ke-15, Sultan Malikussaid (1639-1653 M).

Asnawi Sulaiman tidak menyebutkan secara jelas angka tahun pengiriman Fakih Amrullah sebagai kadi di Kerajaan Bone. Ia hanya menyebutkan bahwa pengiriman tersebut terjadi pada masa pemerintahan Raja Bone ke-13 La Ma’daremmeng Sultan Muhammad Shalih Matinroe ri Bukaka (1632-1640 M).

Untuk memperkirakan tahun pengiriman Fakih Amrullah menjadi kadi yang sekaligus menandai awal pembangunan Masjid al-Mujahidin, dapat dilakukan dengan membanding antara masa pemerintahan Raja Gowa Sultan Malikussaid dan Raja Bone La Ma’daremmeng Sultan Muhammad Shalih.

Raja Gowa ke-15, Sultan Malikussaid, memerintah antara tahun 1639 sampai1653 M, sedangkan La Ma’daremmeng memerintah antara tahun 1632 sampai 1640. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengiriman Fakih Amrullah tersebut diperkirakan terjadi pada tahun pertama pemerintahan Raja Gowa Sultan Malikussaid (1639 M) yang bertepatan dengan akhir masa pemerintahan Raja Bone Lama’daremmeng Sultan Muhammad Shalih, yakni paroh pertama tahun 1640 M).

Jika kesimpulan di atas benar, maka dapat diperkirakan bahwa tahun berdirinya Masjid al-Mujahidin adalah sekitar tahun 1639 M yang bertepatan dengan masa-masa berakhirnya pemerintahan Raja Bone Lama’daremmeng Sultan Muhammad Shalih Matinroe ri Bukaka (1632-1640 M).

Pembangunan Masjid Almujahidin diperuntukkan kepada keluarga kerajaan Bone, sekaligus sebagai tempat pelaksanaan dan pembinaan pendidikan Islam. Sebelum kerajaan Bone berintegrasi dengan Negara Kesatuan Indonesia, Para Kadhi Kerajaan Bone menjadikan Masjid Tua Almujahidin sebagai tempat aktifitas mereka. Fungsinya sebagai tempat pendidikan terus berlanjut, walaupun Bone tidak lagi sebagai Kerajaan. [Fath]

Tags: Masjid
Share117Tweet73Send
Previous Post

Selayang Pandang Pemandangan Alam Bone

Next Post

PMDG Kembali Buka Kegiatan Pramuka Santri

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

0
management pesantren

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

0
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
management pesantren

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

16 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir

BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir

15 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result