London, Gontornews — Masjid Pusat London mengadakan penghormatan untuk mendiang Ratu Elizabeth II dan menandai aksesi Raja Charles III pada hari Kamis (15/9).
Para pemimpin komunitas Muslim dari seluruh London dan tempat lain di Inggris menghadiri acara peringatan yang memperdengarkan lagu kebangsaan, God Save the King.
Dirjen Masjid Dr Ahmad Al-Dubayan mengatakan tujuan dari acara tersebut untuk menunjukkan simpati dan perasaan komunitas Muslim di Inggris atas berpulangnya ratu.
“Kami bergabung dengan jutaan orang di seluruh dunia untuk memberikan penghormatan kepada seorang ratu yang sangat dicintai dan dihormati; sosok yang dikenal karena rasa kewajiban dan pengabdiannya yang mendalam kepada negaranya dan Persemakmuran,” kata Al-Dubayan dirilis Arabnews.com.
“Sang Ratu berbicara tentang nilai semua agama, dan kekuatan penyembuhan dari iman untuk menyatukan komunitas. Dia akan dikenang karena pengabdiannya pada pelayanan terhadap masyarakat.”
“Sang Ratu mendedikasikan hidupnya untuk layanan kepada masyarakat dan meretas jalan dalam menyatukan komunitas,” kata direktur jenderal.
Ayah Ratu Elizabeth, Raja George VI, melakukan peletakan batu pertama Masjid Pusat London dan Pusat Kebudayaan Islam dan membuka tempat ibadah pada tahun 1944.
Pada hari Kamis, puluhan ribu orang menunggu dengan sabar dalam antrean untuk memberikan penghormatan terakhir kepada raja yang paling lama berkuasa di Inggris saat tubuhnya disemayamkan di Westminster Hall London.
Para pemimpin dunia akan berkumpul pada hari Senin untuk pemakaman Elizabeth, ratu Inggris selama 70 tahun, terlama dalam sejarah dunia.[]






















