Surabaya, Gontornews — Proses penyembuhan santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 masih berlangsung. Setelah dinyatakan negatif Covid-19 pasca tes swab, para santri akan menjalani observasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur.
Tindakan ini merupakan bagian dari tawaran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam rangka pelaksanaan trauma healing bagi para santri Gontor yang terpapar Covid-19.
Tim Penanganan Covid-19 di Surabaya yang bertugas mendampingi penanganan santri terpapar Covid-19 menilai lokasi yang ditunjuk Gubernur Jawa Timur memuaskan. Koordinator tim penanganan Covid-19 di Surabaya menjelaskan bahwa lokasi karantina/observasi santri Gontor terpapar Covid-19 sangat baik.
βLokasi observasi dan karantina yang ditawarakan Gubernur Jawa Timur sangat bagus. Kamar tidurnya nyaman seperti halnya kamar tidur di hotel. Rumah observasi tersebut juga terdapat kolam pancing untuk relaksasi,β kata Tim Penanganan Covid-19 di Surabaya, Ustadz Munif Attamimi.
Menurut informasi yang dilansir Gontornews dari satgascovid19.gontor.ac.id, kesepuluh santri yang diobservasi di BPSDM Jawa Timur merasa nyaman. Selain lokasi yang nyaman, kegiatan selama observasi dan karantina pun cukup menarik dan menyenangkan.
βMenurut petugas BPSDM, anak-anak betah di sini. Ada beberapa kegiatan yang dikemas secara menarik bagi mereka yang baru pulih seperti sepakbola hingga memancing. Adapun makanan dan fasilitas lain juga sangat bagus,β tambah pria yang juga merupakan Ketua IKPM Surabaya tersebut
βJika mereka sudah dapat dibawa kembali ke pondok, kami akan menginformasikan lebih lanjut kepada pihak pondok,β tambahnya.
Terhitung Ahad (26/7), ada 10 santri Gontor Kampus 2 yang telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani tes swab di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya.
βPara santri yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 akan kami karantina terlebih dahulu di BPSDM Jawa Timur. Upaya ini merupakan tawaran bantuan dari Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) kepada Gontor,β kata Jurubicara Covid-19, Ustadz M Adib Fuadi Nuriz, kepada Gontornews.
Sementara itu, Rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof Amal Fathullah Zarkasyi, mengucapkan apresiasi atas tawaran yang diberikan oleh Pemprov Jatim.
βSaya sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur karena telah membantu anak-anak kami agar cepat sembuh dengan pelayanan terbaik,β pungkas Pembina Satgas Covid-19 Gontor itu. [Mohamad Deny Irawan]
























