pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 18 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Mengapa Masa Pandemi COVID-19 Belum Berakhir?

Oleh: Ridwan Siskandar, M.Si, Dosen Vokasi IPB

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
15 September 2020
in Kolom
0
Foto: Kontan

Puncak pandemi Covid-19 yang banyak diprediksikan akan terjadi dalam rentang Mei hingga Juli lalu, kini hanya sebatas angan-angan. Perhitungan statistik berdasar data-data yang telah dihimpun untuk memperkirakan puncak pandemi tersebut tidak mampu untuk diwujudkan. Hasil prediksi Badan Intelijen Negara (BIN) contohnya, yang dengan berani menyatakan perkiraan bahwa puncak dari pandemi ini akan terjadi akhir Juli, tentunya dengan catatan apabila negara ini mampu menerapkan langkah pencegahan dengan baik. Namun, seperti yang kita ketahui dalam era kebiasaan baru, langkah-langkah pencegahan yang dibalut dengan judul “protokol kesehatan” hanya menjadi hiasan berbagai pihak. Tidak satu dua perusahaan yang menerapkan protokol kesehatan katanya, namun tetap melanggar nyatanya. Jangankan perusahaan, warung kopi, tempat makan, café, dan tempat nongkrong lainnya masih banyak yang kedapatan tidak melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan. Sirkulasi udara masih buruk, kursi yang disusun tidak berjarak.

Kini, September yang bulan-bulan lalu banyak diprediksikan akan menjadi bulan yang ceria dengan pandemi yang kian hari kian menghilang, malah menjadi September kelabu dengan lonjakan kasus yang meningkat tajam. Bukan tanpa sebab, bangsa ini jugalah dalangnya. Mulai dari kebijakan pemerintah yang lamban dan jauh dari kata tegas, sistem kesehatan yang kurang memadai, masyarakat yang acuh tak acuh, hingga ada pula beberapa golongan yang bahkan tidak sepenuhnya yakin bahwa pandemi merupakan sesuatu yang nyata adanya.

Dilansir dari laman Instagram @pandemitalks bahwa menurut survei Dinas Kesehatan Kota Bogor, jika dipersentasekan hanya terdapat 15% dari keseluruhan jumlah warga Kota Bogor yang meyakini perihal adanya Covid-19, itu berarti 85% sisanya ragu-ragu atau bahkan benar-benar tidak percaya bahwa Covid-19 nyata adanya. Ironi ini merupakan salah satu dari jawaban tidak terkendalinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Penggunaan masker yang hanya diterapkan ketika isu razia akan diberlakukan, tidak sering mencuci tangan, bahkan mungkin memang untuk beraktivitas keluar rumah menjadi ringan-ringan saja karena virus-virus tersebut tidak tampak wujudnya, boleh jadi menjadi variabel yang memalukan bagi masyarakat +62.

Beberapa pihak berbondong-bondong menyalahkan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi ini, tanpa mengkritik perilakunya sendiri. Memang, pemerintah tidak sepenuhnya benar, namun tindakan mereka yang dinilai lamban dan tidak tegas juga merupakan faktor besar penyebab lonjakan kasus Covid-19 yang kini akhirnya terjadi.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Februari lalu, sesaat sebelum Covid-19 sampai di Selandia Baru, pemerintah di sana telah mulai menerapkan rencana penanggulangan pandemi dengan sungguh-sungguh, mulai dari mempersiapkan rumah sakit dan fasilitas kesehatan, hingga dengan berani membentuk kebijakan pengendalian di area perbatasan (Backer et all, 2020). Meskipun mereka tahu bahwa negaranya merupakan negara terpencil yang terisolasi dari dunia, itu tidak menyurutkan keputusan pemerintah Selandia Baru untuk menutup perbatasan. Bandingkan dengan negara kita – Indonesia, yang malah ketika sedang marak-maraknya mengadakan diskon demi meningkatkan laju pariwisata negara walaupun di Wuhan sana peringatan mengenai Covid-19 ini telah banyak digamangkan.

Kemudian pada bulan Maret, ketika kasus positif Covid-19 Selandia Baru mulai mencapai puluhan, pemerintah dengan tegas memberlakukan kebijakan lockdown siaga 4 yang berarti sangat ketat, selama 5 minggu (Backer et all, 2020). Sedangkan di Indonesia, pemerintah hanya memberikan kebijakan PSBB selama 14 hari padahal korban positif Covid-19 telah mencapai lebih dari 1.300 kasus. Meskipun kebijakan PSBB ini berangsur-angsur diberlakukan, namun sikap tidak tegas dan ketertinggalan dalam mengambil keputusan ini yang mestinya dijadikan pelajaran. Memang, Selandia Baru merupakan negara maju sehingga resesi ekonomi mungkin mampu dihindari, namun tetap saja keberanian, ketanggapan, dan keseriusan pemerintah di sana yang patut diakui. Perekonomian masih bisa kita bangun, sedangkan nyawa masyarakat yang gugur tidak bisa kita kembalikan.

Indonesia sebagai negara berkembang dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi sudah sepatutnya mampu memosisikan diri untuk mencegah lonjakan kasus pandemi ini. Resesi ekonomi yang sudah menunggu bangsa ini, angka pengangguran yang terus menerus bertambah, UMKM yang daya belinya semakin jatuh, dan tindakan di rumah saja yang terlihat tidak membuahkan hasil, memang benar adanya. Meskipun demikian, apabila bisa membantu upaya pemerintah untuk diam di rumah, menerapkan protokol kesehatan dengan seharusnya, dan menghindari keramaian, akan sangat membantu.  Satu langkah kecil yang kita buat, jika dilakukan secara bersama-sama, akan menjadi langkah yang besar. Pandemi ini bukan hanya menjadi masalah presiden, menteri kesehatan, atau walikota saja. Sudah saatnya masyarakat menyatukan pandangan, lawan Covid-19 yang nyata adanya. []

Tags: COVID-19
Share95Tweet59Send
Previous Post

Bambang Sudibyo Raih Penghargaan Kepemimpinan Zakat Dunia GIFA 2020

Next Post

Ponpes Al-Amien Prenduan Gelar Apel Tahunan dan Khutbatul ‘Arsy 2020 Tertutup untuk Umum

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result