Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Arrisalah berlokasi di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.
Dilansir oleh wikipedia.org, Pondok Modern Arrisalah adalah Lembaga Pendidikan Islam yang menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dengan sistem asrama atau yang lebih dikenal dengan pondok pesantren (Islamic Boarding School).
Pondok Modern Arrisalah dirintis dari awal oleh Drs KH Muhammad Ma’shum Yusuf bin Taslim. Pada awal perintisan, para santrinya berasal dari anak-anak putus sekolah dari masyarakat sekitar tempat tinggal sang kiai.
Kiai Ma’shum pun mulai merintis pondok setelah ia tamat KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dan IPD (Institut Pendidikan Darussalam) Pondok Modern Gontor. Sebelum mendirikan pesantren ia sempat membantu mengajar di pondok tersebut selama 20 tahun.
Pada tanggal 1 Muharram 1403 H, bertepatan dengan tanggal 18 Oktober 1982, Pondok Modern Arrisalah akhirnya dibuka dan diresmikan langsung oleh KH Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.
Pondok Arrisalah mengambil sistem pendidikan yang 80 persen mengikuti sistem pendidikan di Gontor. Beberapa tahun lalu jumlah santrinya sudah mencapai sekitar 700-800 santri. “Itu belum termasuk pelajar tingkat Sekolah Dasar dan Taman Kanak-Kanak,” terang Fahmi Chotib, pengajar pondok setempat.
Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler dipraktikkan dalam Organisasi Pelajar Pesantren Tepat Teknologi Islam (OPTTI) dengan rutin dan terorganisir. Mereka berada di bawah bimbingan guru KMI Pondok Modern Arrisalah, seperti pidato dan diskusi dalam tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia), kepramukaan, beladiri, sepak bola, kaligrafi, bola basket, keterampilan tangan, dan kursus bahasa baik bahasa Arab maupun Inggris.
Selain itu ada juga kursus komputer yang diwajibkan bagi para santri. “Nanti nilai dari pelatihan tersebut dicantumkan dalam raport santri per semester,” pungkas Fahmi, ustadz asal Jakarta, kepada Gontornews.com. <Edithya Miranti>






















