London, Gontornews – “Kehadiran tentara Turki di Qatar merupakan elemen ketidakstabilan di kawasan,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Uni Emirat Arab (UEA), Anwar Gargash, pada hari Sabtu (10/10).
“Kehadiran militer Turki di Teluk Arab adalah keadaan darurat … Ini memperkuat polarisasi, dan itu tidak memperhitungkan kedaulatan negara dan kepentingan negara-negara Teluk dan rakyatnya,” tweet Anwar Gargash.
Mengomentari pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam kunjungannya baru-baru ini ke Qatar, Gargash mengatakan bahwa tentara Turki tidak bekerja menuju stabilitas di kawasan seperti yang diklaim oleh Presiden Erdogan.
“Pernyataan Presiden Turki dalam kunjungannya ke Qatar, di mana dia menunjukkan bahwa tentaranya bekerja untuk stabilitas semua negara Teluk, tidak konsisten dengan peran regional Turki, dan buktinya (untuk ini) banyak,” katanya dikutip Arabnews.com.
Gargash menambahkan bahwa pernyataan tersebut merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian dari alasan ekonomi kunjungan presiden.
Erdogan mengunjungi Qatar pada hari Rabu dan bertemu dengan Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani. []
























