Jakarta, Gontornews — Penumbuhan Industri Kecil dan Menengah (IKM) secara cepat dalam rangka mengisi penyebaran industri di berbagai wilayah merupakan salah satu fokus Kementerian Perindustrian. Hingga tahun 2019 nanti, Kemenperin menargetkan pertumbuhan 20 ribu wirausaha kecil baru, 4.500 wirausaha menengah baru, serta rasio penyebaran IKM di Jawa dan luar Jawa menjadi 60,34 : 39,66.
βHal ini bukanlah pekerjaan mudah, sehingga kita tidak bisa sekedar melakukan business as usual,β papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam siaran persnya Kamis (15/9) di Jakarta.
Langkah yang diambil Kemenperin untuk mengembangkan IKM di era industri yang mengandalkan pertukaran data pada teknologi manufaktur, atau disebut industry 4.0, antara lain dengan mendorong pengusaha menggunakan sarana digital. Karenanya, Kemenperin menyasar para pelaku industri, terutama wirausaha muda, untuk menekuni dan memanfaatkan teknologi informasi dalam rangka memperluas pasarnya.
βTujuan pemanfaatan pasar digital adalah untuk membuat cost menjadi nol dan efisiensi value chain. Perusahaan e-commerce dalam dan luar negeri juga kita ajak kerjasama untuk mendukung langkah ini,β ujar Airlangga. [Muhammad Khaerul Muttaqien/Rus]




















