Jakarta, Gontornews – Di usianya yang ke-40 tahun, Al-Irsyad Al-Islamiyyah menggelar muktamar di Bogor sejak Kamis (16/11) hingga Sabtu (18/11). Hadir dalam pembukaan acara Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.
Deddy menjelaskan, muktamar yang berlangsung lima tahun sekali sebaiknya tidak sekadar menjadi wadah pemilihan pimpinan. “Tapi, juga ujian akan soliditas, kedewasaan dan mengawal Al-Irsyad Al-Islamiyyah sebagai organisasi Islam yang moderat,” ujarnya.
Deddy menyampaikan pesan khusus bagi Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Yakni, organisasi masyarakat (ormas) ini harus semakin matang dalam mengelola potensi hingga menjadi teladan bagi organisasi lain.
Deddy menambahkan, Al-Irsyad Al-Islamiyyah merupakan ormas tertua di Tanah Air yang sepanjang perjalanannya telah memberikan kontribusi terbesar bagi umat dan negara. “Terutama di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. Semua tidak terlepas dari unit yang ada, misal sekolah formal dengan total 700 buah dari TK sampai SMA dan puluhan bahkan ratusan masjid maupun rumah sakit,” tuturnya.
Sejalan dengan tema yang diangkat, “Menyongsong Kebangkitan Al Irsyad Sebagai Organisasi Pembaharu dan Moderat”, Deddy juga berharap Al-Irsyad dapat mengimplementasikan secara nyata. Peserta muktamar dapat menghadirkan kesamaan visi, misi dan konstruktif guna memperkuat harkat serta martabat Al-Irsyad di kancah nasional.
Lebih lanjut, Deddy menjelaskan, Al-Irsyad Al-Islamiyyah bisa menjadi organisasi independen, modern dan moderat. “Diharapkan, Al-Irsyad senantiasa teguh sebagai benteng NKRI sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar,” tuturnya. [Fathurroji]



















