pesanan-baju-kaos
34 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 4 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Milad 50 Tahun Hidayatullah, HNW Sampaikan Pentingnya Ormas Islam Lanjutkan Kontribusi Bangun Peradaban Bangsa dan Dunia

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
9 August 2021
in Nasional
0
Foto: Koleksi HNW

Jakarta, Gontornews — Wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nur Wahid menegaskan peran historis yang dijalankan para ulama, pesantren, dan Ormas-Ormas Islam sejak dahulu dalam berkontribusi mewujudkan peradaban Bangsa dan Indonesia merdeka.

“Lahir dan merdekanya Indonesia tidaklah terlepas dari peranan banyak Bapak Bangsa termasuk para ulama, pesantren, dan Ormas-Ormas Islam. Karenanya, Ormas-Ormas Islam dan pesantren pada hari ini sewajarnya menjadi pelanjut kiprah mereka dalam memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan peradaban Indonesia dan masyarakat dunia,” demikian disampaikan Hidayat kepada para keluarga besar, pimpinan, jajaran pengurus Ormas dan santri Pesantren Hidayatullah, pada acara webinar dalam rangka memperingati Milad ke-50 Ormas dan Pesantren Hidayatullah secara virtual, Ahad (8/8).

Anggota DPR RI yang akrab dipanggil HNW ini mengingatkan sejarah peran para ulama di Nusantara, pesantren, dan Ormas Islam yang telah lama hadir berkiprah di Nusantara, seperti Pondok Pesantren Sidogiri yang berdiri sejak tahun 1745. Begitu pula peran besar Syaikhona Cholil Bangkalan yang menjadi guru bagi para kiai pendiri pesantren dan Ormas Islam dan menjadi Pahlawan Nasional dan Bapak Bangsa Indonesia. Begitu halnya dengan KH Hasyim Asy’ari yang kemudian mendirikan Nahdlatul Ulama (1926), juga KH Ahmad Dahlan yang mendirikan Muhammadiyah (1912).

“Maka wajarlah jika peran dan sejarah emas tersebut melahirkan situasi kondusif bagi penerimaan publik terhadap pesantren, dakwah, dan Ormas yang beraqidahkan ahlussunnah wal jamaah, termasuk juga memudahkan jalan bagi lahir dan diterimanya lembaga kepesantrenan dan Ormas Hidayatullah di tengah masyarakat yang terus berkembang kiprahnya hingga berusia 50 tahun, dan mempunyai lebih dari 600 cabang di seluruh Indonesia,” ungkap HNW.

BACA JUGA

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Menag Nasaruddin Umar: Satu Abad Bukti Ketangguhan Gontor

Mendiktisaintek Brian: Semoga Gontor Terus Maju Menjaga Nilai-nilai Keislaman

Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini pun menyampaikan bahwa tidak hanya ajaran ahlussunnah wal jamaah yang diterima luas oleh umat Islam di Indonesia, melainkan juga sejarah perjuangan para ulama, pesantren, dan Ormas-Ormas Islam dalam mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, juga merupakan fakta yang diterima masyarakat Indonesia secara luas.

“Pada hari ini masyarakat luas semakin mengerti, bagaimana peranan para ulama, pesantren, dan Ormas-Ormas Islam dalam mewujudkan Indonesia merdeka dan menghadirkan budaya bangsa, seperti KH Hasyim Asy’ariy, KH Wahid Hasyim, KH Mas Mansoer, Ki Bagus Hadikusumo, dan KH Abdul Kahar Muzakkir sebagai founding fathers Republik Indonesia, Resolusi Jihad, hingga perjuangan para ulama, santri, dan Ormas-Ormas Islam dalam menggagalkan pemberontakan PKI yang merongrong kedaulatan negara yang sah: Republik Indonesia. Semua torehan sejarah tersebut menjadi bukti abadi komitmen umat Islam merawat negara dan memajukan peradaban bangsa untuk disumbangsihkan bagi kemajuan peradaban dunia, sebagaimana disepakati dalam Piagam Jakarta, atas prinsip yang moderat, kooperatif, demokratis, rahmatan lil ‘alamin, dan bukan sebagaimana yang distigmakan oleh sebagian kalangan Islamophobia yang hari ini berusaha menghapus sejarah peran ulama, pesantren, dan Ormas Islam,” tegas HNW.

Bahkan HNW juga menggarisbawahi kontribusi umat Islam di Indonesia bagi peradaban dunia, terutama dengan pembelaan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dan penolakan terhadap penjajahan Israel, sebagaimana termaktub dalam alinea I Piagam Jakarta. Tercatat bahwa KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Hasbullah menegaskan dukungan bagi perjuangan mujahidin Palestina, baik dengan doa maupun dana, jauh sebelum Indonesia Merdeka, sebagaimana tercatat pada Muktamar Nahdlatul Ulama ke-13 di Menes, Pandeglang, Banten, pada 12-15 Juli 1938. “Tentu saja Hidayatullah yang selama ini juga bergerak membantu Palestina merdeka dan menolak penjajahan Israel, juga merupakan kelanjutan dari sikap menyejarah tersebut,” kata HNW.

Oleh karena itu, selain ikut menyampaikan ucapan selamat atas 50 tahun kiprah dakwah dan tarbiyah pesantren dan organisasi Hidayatullah, HNW juga menyampaikan dukungan atas kiprah Hidayatullah untuk hadirnya terobosan-terobosan baru dalam bidang dakwah dan tarbiyah, yang selama ini sudah dijalankan oleh Hidayatullah untuk terwujudnya perbaikan peradaban di Indonesia maupun dunia. Di antaranya, HNW mengungkap karakter surat-surat Makkiyyah di dalam Al-Qur’an yang dirujuk oleh Hidayatullah, yang salah satu ciri khasnya mempergunakan ungkapan umum yang menandakan bahwa ajaran-ajaran Islam itu diperuntukkan bagi seluruh umat manusia, tapi juga pentingnya melanjutkan dengan karakter surat-surat Madaniyyah yang membahas etika interaksi di antara warga bangsa yang majemuk/plural seperti warga kota Madinah di awal Hijrahnya Rasulullah SAW. Karakter ajaran Al-Qur’an tersebut sejatinya bukan untuk membagi-bagi dan memecah belah umat manusia, melainkan justru untuk menjadi panduan berinteraksi yang ideal bagi seluruh umat manusia sesuai golongannya.

“Prinsip umum kita dalam berdakwah, bertarbiyah, berinteraksi, dan berperilaku dengan seluruh umat manusia ialah ihsan, hikmah, dan mauizhoh hasanah (nasihat yang baik), tapi juga mujadalah (berdebat) dengan yang lebih baik, serta prinsip membela bangsa dan negara sebagaimana ada dalam Piagam Madinah serta Perjanjian Hudaibiyah, agar dakwah dan tarbiyah betul-betul menghadirkan perbaikan bahkan kontribusi kemenangan yang berperadaban, sebagaimana menjadi penutup surat-surat Madaniyyah, yaitu surat an Nashr.”

“Bahwa kesuksesan peradaban Islam tidak menghadirkan hal-hal yang distigmakan oleh kalangan Islamophobia seperti radikalisme, ekstremisme, terorisme, antisosial, anti-NKRI, dan lain-lain. Melainkan menjadi Rahmatan lil alamin. Ini semakin relevan dan penting, terutama di masa keterbukaan informasi saat ini yang dipengaruhi cara pandang post truth, sehingga semakin banyak orang berbicara sesukanya tentang apa pun sesukanya. Dengan manhaj, visi, potensi dan pengalaman 50 tahun yang dimiliki Hidayatullah, penting bagi Hidayatullah untuk menjadi pelanjut pemberi kontribusi yang unggul untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di Indonesia, memaksimalkan potensi bangsa hingga menjadi kontributor untuk kebaikan, untuk peradaban dunia,” tutup HNW. []

Tags: Habib RizieqHNW
Share3Tweet2Send
Previous Post

Alibaba Pecat Karyawan Terduga Kasus Pelecehan Seksual

Next Post

Senilai Rp100 Miliar, Turki Bantu Indonesia Peralatan Medis dan Obat

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

27 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

0
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

0
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

0
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

0
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

Prof Syamsuddin Arif: Guru Besar Filsafat Islam Abad Pertengahan dari UNIDA Gontor

29 September 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

29 September 2026
Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

Empat Alumni KMI Gontor Resmi Menjadi Guru Besar UNIDA Gontor

28 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result