Tripoli, Gontornews — Militer Libya melakukan serangan udara terhadap dua kendaraan milisi yang setia kepada komandan pemberontak Khalifa Haftar.
Muhammed Kununu, jurubicara militer Libya, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada 5 Mei bahwa pasukan pemerintah Libya melakukan operasi udara di wilayah Gariyat sekitar 270 kilometer (167 mil) selatan ibukota Tripoli dan menyerang sebuah kendaraan yang membawa milisi dan sebuah truk pasokan.
Hurriyetdailynews.com merilis, tidak ada informasi tentang jumlah korban.
Pasukan pemerintah melakukan tiga operasi berbeda pada 1 Mei terhadap milisi Haftar.
Pada 4 Mei, militer Libya juga melakukan serangan terhadap tujuh tanker minyak milik milisi yang setia pada jenderal Khalifa Haftar.
Tanker-tanker itu diserang di wilayah Al Qaryat, 400 kilometer (248 mil) selatan ibukota, Tripoli, menurut sebuah pernyataan oleh pusat pers Operation Rage of Volcano yang dipimpin oleh Tentara Libya.
Tanker-tanker itu sedang menuju ke kota Tarhuna yang strategis untuk mencapai milisi Haftar.
Tarhuna adalah titik fokus utama milisi Haftar dalam serangan ke kota Tripoli, serta jalur pasokan mereka dari pangkalan udara Al-Jufra.
Menyusul penggulingan mendiang penguasa Muammar Gaddafi pada 2011, pemerintah Libya didirikan pada 2015 di bawah kesepakatan politik yang dipimpin AS. Sejak April 2019, pemerintah telah diserang oleh pasukan Haftar, yang berbasis di Libya timur. Lebih dari 1.000 orang tewas dalam pertempuran itu. []





















