Manama, Gontornews — Seorang Muslim asal Spanyol telah bersumpah akan berjalan kaki dari Prancis ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah. Saat ini ia telah meninggalkan Kuwait dan masuk Arab Saudi.
Pria bernama Ishaq dilaporkan telah berjalan kaki selama lebih dari 9.000 kilometer sejak ia meninggalkan ibukota Prancis, Paris. Perjalanan ini dimulai sekitar lima bulan setengah yang lalu.
Ishaq berharap bisa tiba di Mekkah dalam 50 hari berdasarkan perhitungan ilmiah, harian Kuwait Al Rai melaporkan.
Ishaq mengatakan, tantangan utama yang harus ia hadapi selama perjalanan adalah melewati area pegunungan tinggi. Pada suatu waktu, ia juga harus menghadapi badai salju dan harus bersembunyi di dalam tenda yang kecil. Saat cuaca begitu dingin, ia tidak bisa merasakan tangan atau kakinya.
Untuk mencapai Baitullah, Ishaq menganggarkan uang sebesar 5.000 Euro untuk perjalanan sekitar 10 euro per hari. Dia dilaporkan menolak pemberian uang dari orang-orang yang ditemuinya di perjalanan.
Tindakan nekad ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada bulan Agustus lalu, seorang Muslim dari Cina nekad datang ke Baitullah dengan mengayuh sepeda sejauh 8.500 kilometer. Pada tahun 2014, sekelompok warga Malaysia juga naik sepeda dari Kuala Lumpur ke Madinah.
Rombongan ini memulai perjalanan dari Kuala Lumpur dengan delapan sepeda motor melewati 12 negara dengan berhenti di 53 kota. Selama perjalanan, masalah serius yang mereka hadapi ketika masuk di daerah perbatasan negara dan menyeberangi laut. [Ahmad Muhajir/Rus]





















