Yerusalem, Gontornews — Setelah Guatemala memindahkan kantor kedutaannya ke Yerusalem, kini Honduras dan Paraguay akan memindahkan kantor kedutaan besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Honduras dan Guatemala termasuk dalam tujuh negara yang memilih mendukung Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Tujuh negara itu melawan resolusi Majelis Umum PBB yang menyatakan deklarasi Presiden AS, Donald Trump, terkait status Yerusalem batal demi hukum.
Menurut Days of Palestine, Paraguay tidak ikut menyuarakan sikapnya. Namun, sebelumnya, negara itu menunjukkan pilihan yang sangat pro-Israel.
Dalam pengumumannya, Presiden Guatemala, Jimmy Morales, mengatakan bahwa memindahkan kedutaan besarnya akan berlangsung hanya setelah AS memindahkan kedutaannya.
Morales membuat pengumumannya di sebuah unggahan Facebook pada malam Natal, menyusul percakapannya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. [Fathurroji]



















