Bojonegoro, Gontornews — Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat meluncurkan program Salam Tani guna meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. Nantinya, Laznas Nurul Hayat akan memberikan penyuluhan dan pendampingan. Nurul Hayat pun akan membeli panen raya hasil pertanian seraya mendistribusikannya sesuai dengan kebutuhan.
Pegiat Filantropi Islam, Ahmad Muhajir mengatakan, program ini berbasis pemberdayaan sektor pertanian yang menyasar sebuah desa di Bojonegoro Jawa Timur. Nantinya para petani mendapatkan modal pertanian, diberikan penyuluhan dan pendampingan, hasil panen raya dibeli Nurul Hayat untuk didistribusikan sesuai kebutuhannya.
βDengan akad salam bisa saling menguntungkan. Ada kepastian harga untuk petani dan memberikan keuntungan serta kemanfaatan,β terang Santri Khidmat Nurul Hayat Bojonegoro ini, Rabu (30/12), kepada Gontornews.
Tahun ini, lanjutnya, sayap diperlebar. Jumlah petani ditambah, elemen yang terlibat juga ditambah, harapannya membantu pemberdayaan petani desa juga ikut andil solusi ketahanan pangan di tengah pandemi global.
Bahkan program ini bisa menjadi inspirasi dan peluang kerjasama CSR perusahaan dengan akad salam untuk pemberdayaan pertanian.
βKami siap menjadi mitra kerjasama dan memudahkan semua pihak untuk memberikan kemanfaatan yang lebih banyak di masyarakat,β imbuhnya.
Sementara itu, Suhariono dari staf program Nurul Hayat Bojonegoro mengatakan tahun 2021 jumlah anggota petani akan ditambah, akad salam disesuaikan dan pemberian pelatihan serta penyuluhan dilakukan dengan pihak terkait. Harapannya, hasil panen semakin meningkat dan semakin membuat petani sejahtera.
βKita harapkan para petani semakin sejahtera dan ikut memberikan kemanfaatan lebih di masyarakat,β katanya.
Inilah yang dirasakan Tikno, salah satu petani binaan Nurul Hayat yang sudah beberapa kali ikut program petani desa sejahtera Nurul Hayat. Β “Alhamdulillah hasilnya selalu meningkat, dan keuntungannya juga menjanjikan sehingga kita juga bisa ikut membayar zakatnya,β tutup peraih penghargaan petani inovatif tahun 2020. [Mohamad Deny Irawan]





















