Jakarta Gontornews — Aksi Bela Islam tanggal 2 Desember 2016 yang dikenal dengan sebutan Aksi 212 merupakan peristiwa yang takkan terlupakan dan telah menjadi bagian dari tonggak sejarah umat Islam di Indonesia.
Pada hari itu jutaan umat memenuhi kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta dan sekitarnya menyatakan sikap dan kecintaan mereka kepada Allah dan al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam.
Melihat fenomena itu banyak pihak menyatakan bahwa gerakan umat Islam di Aksi 212 itu patut dikenang dalam sebuah film dan film 212 The Power of Love itu kini menjadi film pertama Oki Setiana Dewi bermain di balik layar.
“Ini film pertama saya sebagai eksekutif produser,” kata Oki di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu (14/2) malam.
Oki menjelaskan, film ‘212 The Power of Love‘ tidak sekadar mengejar profit. “Tapi, ada pesan dan visi misi yang ingin dicapai,” ungkapnya. Ia mengaku dirinya terlibat dalam ‘212 The Power of Love‘ lantaran film itu jauh dari unsur politis.
“Visi misi film ini memberi tahu bagaimana Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang, agama yang Rahmatan lil ‘Alamin, yang ingin disebarkan di film ini,” jelasnya
Selain itu, Oki mendukung film ini karena suaminya merupakan salah satu alumni 212. “Kami mendukung film ini bukan sekadar ikut-ikutan, kami merasakan jiwa yang sama, merasa sudah pernah dalam gerakan itu, merasakan semangatnya, merasakan Islam bersatu,” ujarnya. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















