Karachi, Gontornews — Pemerintah India dan Pakistan sepakat untuk mendatangani perjanjian pembukaan akses Kartarpur khusus bagi komunitas Sikh, Kamis (24/10). Meski demikian, ketegangan dua negara terkait Jammu dan Kashmir masih terus terjadi.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Mohammad Faizal, mengatakan bahwa upacara penandatanganan kesepakatan diadakan di dekat perbatasan Kartarpur.
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, memastikan bahwa Pakistan akan membuka akses Kartarpur pada 9 November 2019 mendatang atau saat perayaan tahun kelahiran pendiri agama Sikh, Baba Guru Nanak, yang ke 550.
“Negosiasi dengan mereka sangat sulit. Bernegosiasi dengan India tidak akan pernah mudah karena sejarah kedua negara. Tidak pernah sederhana,” kata Faisal sebagaimana dilansir Anadolu.
Pada November 2018 lalu, Islamabad dan New Delhi bersepakat untuk sama-sama membuka perlintasan menuju Kartarpur yang menghubungkan kota Narowal di Pakistan Timur dan distrik Gurdaspur di India Timur.
Kartarpur Sahib Gurdwara terletak di Narowal, sekitar 115 Kilometer dari ibu kota Pakistan, Lahore, merupakan kuil yang paling dihormati oleh komunitas Sikh karena pendirinya, Baba Guru Nanak, menghabiskan akhir hayatnya di lokasi tersebut.
Berbeda dengan Lahore, sebenarnya, lokasi kuil Kartarpur lebih dekat dengan Gurdaspur karena hanya berjarak 3 kilometer saja. Akan tetapi, karena India menutup jalur perbatasan, komunitas Sikh dari India harus melalui perjalanan ratusan Kilometer melalui Amritsar dan Lahore untuk mencapai lokasi.
Selain Kartarpur, provinsi Punjab juga memiliki beberapa tempat dan situs ziarah paling penting bagi komunitas Sikh. Sebut saja tempat kelahiran Baba Guru Nanak di distrik Nankana Saheb dan Gurdwara (biara) Punja Sahib di kota Hasan Abdal dimana sidik jari Guru Nanak tercetak pada sebuah batu besar. [Mohamad Deny Irawan]






















