Islamabad, Gontornews — Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, mengatakan bahwa setiap upaya emosional yang melewati garis kontrol (Line of Control/LoC) dari Pakistan akan mempengaruhi perjuangan rakyat Kashmir.
Pernyataan ini disampaikan oleh Imran Khan saat bertemu dengan ratusan warga sipil Kashmir yang tergabung dalam kelompok pro kemerdekaan Kashmir di Muzafarabad, ibukota Azad Kashmir, Sabtu (5/10). Massa berencana memindahkan wilayah perbatasan India-Kashmir dari Azad Kashmir ke Srinagar.
“Saya mengerti kesedihan orang-orang Kashmir di AJK (Azad Jammu dan Kashmir) dan melihat rekan-rekan Kashmir di IOJK (Indian Occupied Jammu and Kashmir) yeng mengalami tindakan yang tidak manusiawi di bawah jam malam dalam 2 bulan terakhir,” kata Imran Khan sebagaimana dilansir Anadolu.
“Tetapi, siapapun yang menyeberangi LoC dari AJK untuk memberikan bantuan kemanusiaan atau memberikan dukungan bagi perjuangan Kashmir akan masuk India dan mencoba mengalihkan perjuangan penduduk asli Kashmir dan mencoba menamkannya sebagai tindakan teroris yang didorong Pakistan,” tambahnya.
Sementara itu, juru bicara From pembebasan Kashmir, Rafique Dar, mengatakan bahwa pihaknya tidak mengakui adanya LoC.
“Kami menghormati apa yang Perdana Menteri Khan sampaikan. Akan tetapi, kami tidak akan bermain dengan pemerintah India. Kami memprotes kekejaman India secara damai. Kami ingin menyeberangi LoC karena tidak menerimanya dan ingin mencapai Srinagar,” pungkas Dar. [Mohamad Deny Irawan]




















