Islamabad, Gontornews – Pakistan melakukan intervensi atas nama warga negaranya di Qatar yang sedang mengerjakan proyek-proyek Piala Dunia FIFA dengan meminta negara itu untuk menyelesaikan masalah upahnya, kata pejabat pemerintah, Kamis.
Sekitar 150.000 orang Pakistan bekerja di Qatar, menurut direktur jenderal Biro Emigrasi dan Orang Asing Pakistan, Kashif Ahmed Noor.
“Pada 2015 pemerintah Qatar telah menjanjikan 100.000 pekerjaan terkait proyek-proyek Piala Dunia dan lebih dari 80.000 orang Pakistan dikirim ke negara itu. Kami tidak memiliki rincian lebih lanjut tentang penempatan mereka,” katanya kepada Arab News.
Dia mengatakan bahwa otoritas Qatar telah berhenti membayar beberapa perusahaan termasuk Descon, sebuah perusahaan multinasional yang berbasis di Pakistan yang telah membawa banyak buruh ke Doha.
“Descon membuat banyak pekerja Pakistan bisa bekerja, tetapi sebagian mereka mulai menghadapi masalah gaji,” tambahnya.
“Kami menerima banyak keluhan terkait pembayaran ini setelah wabah koronavirus.”
Kedutaan besar Pakistan di Doha telah menangani semua kasus semacam itu dengan Kementerian Tenaga Kerja Qatar, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Aisha Farooqui. “Menteri tenaga kerja juga telah meyakinkan dukungannya dalam penyelesaian kasus-kasus seperti itu,” katanya kepada Arab News.
Ia menambahkan bahwa Descon telah memberi tahu kedutaan bahwa hampir semua karyawannya telah menyelesaikan kewajiban mereka dengan perusahaan. []






















