Islamabad, Gontornews — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta kepada Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan untuk mulai membantu pembicaraan damai di Afghanistan. Trump disebut ingin mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Afghanistan yang telah berlangsung selama 17 tahun.
Menteri Komunikasi dan Informasi Pakistan, Fawad Chaudry, mengonfirmasi hal tersebut melalui surat yang disampaikan Trump kepada PM Imran Khan di Pakistan.
“Presiden Trump telah menulis surat dan meminta Pakistan untuk membawa Taliban ke meja perundingan,” ungkap Chaudry sebagaimana dilansir Reuters.
Meski demikian, informasi tersebut belum mendapatkan respon dari Kedutaaan besar AS di Pakistan.
Pakistan diketahui sebagai sekutu Amerika Serikat di Afghanistan. Trump bahkan mengklaim bahwa bantuan keuangan yang digelontorkan Amerika Serikat tidak berarti apa-apa terhadap kesepakatan antara Pakistan dan Amerika Serikat tentang gerilyawan Taliban di Afghanistan.
“Kami tidak akan lagi membayar Pakistan miliaran dolar AS karena mereka hanya mengambil uang kami dan tidak melakukan apapun untuk kami. Bin Laden sebagai salah satu contohnya, Afghanistan soal lain. Mereka (Pakistan) hanya menjadi satu dari sekian negara yang mengambil (uang) dari Amerika Serikat tanpa memberikan apapun sebagai imbal balik. Itu semua sudah berakhir,” cuit Donald Trump dalam akun twitternya @realDonaldTrump.
Sementara itu, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, telah membentuk kelompok yang berisikan 12 orang guna bernegosiasi dengan Taliban di Afghanistan. [Mohamad Deny Irawan]






















