Gaza, Gontornews — Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Palestina, Selasa (14/03/2023), berhasil menemukan sebuah sarkofagus era Romawi di situs pemakaman Romawi berusia 2000 tahun di Jalur Gaza Utara. Kementerian menduga bahwa sakorfagus tersebut milik seorang tokoh terkemuka di era Romawi silam.
Sejauh ini, tim pengawas dari Perancis berhasil menemukan 90 kuburan individu dan massal di situs pemakaman tersebut. Sebagai informasi, tim ahli dari Perancis berhasil menemukan komplek pemakamakan era Romawi di Jalur Gaza Utara tahun lalu setelah pekerja konstruksi melaporkan temuan tersebut.
Kementerian menduga bahwa sarkofagus yang terbuat dari timah tersebut adalah milik dari seorang tokoh terkenal pada zaman itu. Para tim ahli asal Palestina dan Internasional belum membuka sakorfagus tersebut namun telah menempatkannya di dalam wadah kayu pelindung untuk kemudian dipelajari.
Juru bicara Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Palestina, Tareq Al-Af, sebagaimana dilansir Reuters, mengatakan pembukaan sarkofagus tersebut masih menunggu kedatangan ahli logam internasional. Selain sarkofagus, mereka juga menemukan beberapa guci tanah liat dan barang-barang lain di area pemakaman era Romawi tersebut.
Af menjelaskan bahwa pemakaman era Romawi di Gaza Utara terletak di sebuah pelabuhan tua yang telah eksis sejak zaman Yunani dan Romawi kuno.
Gaza memang dikenal memiliki barang antik karena telah menjadi jalur perdagangan penting bagi banyak peradaban. Tercatat, peradaban Mesir kuno, Filistin dalam penjelasan Alkitab, kekaisaran Romawi hingga perang salib terjadi di wilayah Gaza.
Tidak hanya itu, reruntuhan sisa-sisa pengepungan Alexander the Great serta invasi Mongol juga masih ditemukan di wilayah Palestina tersebut.
Palestina menggandeng kelompok peneliti internasional untuk melakukan eskavasi serta melestarikan temuan arkeologi nasional tersebut. [Mohamad Deny Irawan]





















