Sumenep, Gontornews — Kepada Gontornews.com, Dr KH Ahmad Fauzi Tidjani MA menginformasikan bahwa pada Kamis (8/6/2023), Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura telah menerima kunjungan Pangdam V/ Brawijaya, Mayor Jenderal TNI, Farid Makruf MA. Ribuan santri, seluruh anggota Majelis Kiai, dan para guru pun dengan suka cita menyambut kedatangan sang Mayor Jenderal TNI ke pondok mereka.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus penyampaian Kuliah Umum di hadapan para santri dan mahasiswa Institut Dirosat Islamiyah (IDIA) Al-Amien Prenduan yang bertujuan untuk menanamkan rasa cinta pada negara, serta mencegah radikalisme dan dekadensi moral pada diri para santri.
Menurut Dr KH Ahmad Fauzi Tidjani, Pimpinan dan Pengasuh setempat, kunjungan ini juga merupakan kelanjutan silaturahmi yang telah terwujud selama puluhan tahun. “Kami ucapkan selamat datang di Pondok Al-Amien tercinta ini, kami senantiasa mendoakan dan menitipkan pada Jenderal umat ini, khususnya di Jawa Timur,” ucap Kiai Ahmad dalam sambutannya.
Pada acara yang bertempat di Gedung Serba Guna (Geserna) Al-Amien Prenduan itu pun, Farid Makruf lantas menyampaikan betapa hebatnya Indonesia jika ditinjau dari keragaman suku bangsa yang tinggal di dalamnya. Indonesia juga dinilainya hebat karena bisa bertahan walaupun berdiri di atas banyak perbedaan.
Meski begitu, sambung Mayor Jenderal kelahiran Bangkalan tersebut, kadang ada saja orang yang mengatakan bahwa Indonesia kaya, tapi rakyatnya miskin. Menanggapi hal itu, ia menyampaikan, “Kita terbelakang, miskin, karena perilaku kita yang kurang baik,” jelasnya.
Menurutnya, Indonesia bisa maju jika kita semua memiliki moralitas yang baik. Selain itu, Indonesia juga akan maju jika sumber daya dikelola dengan benar.
Kepada para santri, Mayjen TNI Farid Makruf lantas berharap agar santri bisa mencintai perbedaan, kompak, tidak memonopoli kebenaran, tidak apatis, dan lari dari tanggung jawab. Diharapkan juga agar mereka dapat selalu beradab, mencari solusi dari masalah, berkomunikasi dengan baik, jernih berpikir, kritis, serta bijak.
Pada akhir acara, KH Fauzi Tidjani mengalungkan sorban dengan logo Al-Amien Prenduan, yang secara simbolis berarti telah menerima sang Mayjen TNI Farid Makruf sebagai bagian dari keluarga besar Ponpes Al-Amien Prenduan. Hal ini pun lantas disambut hangat oleh Farid Makruf dengan ucapan, “Saya terima amanah ini dan akan saya pertanggungjawabkan.” [Edithya Miranti]


















