Depok, Gontornews — Sejumlah tokoh lintas agama di wilayah Cinere, Kota Depok, menyatakan sikap menolak perilaku hidup menyimpang Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). Selain itu, mereka juga mendukung Pemkot Depok melakukan razia di lokasi-lokasi yang rawan kegiatan LGBT.
“Tidak ada satu agama yang menolerir perilaku menyimpang LGBT. Selain bertentangan dengan ajaran agama, juga dapat merusak tatanan dan kelangsungan hidup manusia,” pungkas juru bicara tokoh lintas agama Wilayah Cinere, H Kholadi, Sabtu (18/1/2020).
Lebih lanjut Kholadi mengungkapkan, seluruh tokoh lintas agama yang mewakili semua agama di Indonesia menyatakan menolak keberadaan LGBT. “Itu penyakit penyimpangan seksual bukan takdir atau hak,” jelasnya seperti diunggah moeslimchoice.com.
Kepada para tokoh masyarakat dan para orang tua anak, Kholadi mengimbau agar lebih intens mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari pengaruh gaya hidup LGBT dengan memberi pembekalan ilmu agama.
“Selain itu, kami meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk meningkatkan pengawasan dengan melaksanakan razia terhadap titik lokasi yang dicurigai dijadikan tempat para LGBT melakukan kegiatan terlarang. Masalah LGBT itu masalah serius yang dapat merusak generasi bangsa ini,” dia menegaskan. [Fathur]






















