Ponorogo, Gontornews — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan Visiting Lecture bertajuk Pelatihan Publikasi Jurnal Bereputasi Internasional. Pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman dosen dan peneliti mengenai strategi penulisan artikel ilmiah sesuai standar jurnal internasional bereputasi, khususnya yang terindeks Scopus dan Web of Science (WoS).
Acara yang sukses digelar pada Selasa (3/2/2026) pukul 09.00 WIB itu dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh Dosen Tetap Program Studi (DTPS) PBA sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan produktivitas riset.
Melalui pembinaan yang terstruktur, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas naskah, ketepatan pemilihan jurnal, serta kesiapan menghadapi proses submission dan peer review secara profesional. Langkah ini sejalan dengan komitmen UNIDA Gontor dalam membangun ekosistem riset yang kompetitif pada level global, sebagai ikhtiar menghadirkan Universitas Islam Terbaik yang unggul dalam kontribusi keilmuan.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi PBA, Al-Ustadz Muhammad Wahyudi MPdI. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya budaya akademik berbasis riset, kolaborasi, dan publikasi ilmiah internasional sebagai pilar pengembangan institusi serta kemajuan disiplin ilmu.
Dikutip dari unida.gontor.ac.id bahwa materi utama disampaikan oleh Prof Dr Rika Astari SS MA dengan tema Tips Menembus Jurnal Internasional: Dari Ide Hingga Accepted. Narasumber memaparkan tahapan strategis mulai dari penentuan isu penelitian, penyusunan kerangka artikel yang logis, pemenuhan kaidah akademik, hingga manajemen revisi berdasarkan masukan reviewer. Penjelasan dilanjutkan dengan sesi workshop penulisan yang membahas struktur naskah secara sistematis dari pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, hingga kesimpulan dan referensi.
Selain itu, peserta mendapatkan penguatan melalui sesi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung proses penulisan artikel ilmiah internasional yang dipandu oleh Muhammad Irfan Fathurrahman. Sesi ini menekankan penggunaan AI secara etis untuk membantu pengolahan ide, kerapian bahasa, dan efisiensi kerja akademik tanpa mengurangi integritas ilmiah.
Dalam diskusi, narasumber menyoroti besarnya potensi data penelitian di lingkungan akademik, termasuk kajian pembelajaran Bahasa Arab di Gontor selama satu abad, yang dinilai kaya dan relevan untuk dipublikasikan pada komunitas ilmiah dunia.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pengungkit awal yang memperkuat budaya publikasi dosen, meningkatkan rekam jejak akademik, serta mengukuhkan UNIDA Gontor sebagai Universitas Islam Terbaik yang berdaya saing global melalui karya ilmiah berkualitas. [Edithya Miranti]




















