15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Santri dan Indonesia Emas: Menyemai Peradaban Santri untuk Indonesia Emas 2045

Oleh Dr KH Ikhwan Hadiyyin MM, Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung, Banten

Edithya Miranti by Edithya Miranti
8 February 2026
in Kolom
0
Santri dan Indonesia Emas: Menyemai Peradaban Santri untuk Indonesia Emas 2045

Berbicara tentang keindonesiaan, sejatinya tidak pernah bisa terlepas dari akarnya yaitu santri. Sejarah bangsa ini merekam dengan jelas bahwa santri bukan sekadar penonton perjalanan zaman, melainkan pelaku sejarah, penjaga nilai, sekaligus penggerak perubahan (agen of change). Sejak masa kolonial hingga kemerdekaan, dari medan dakwah hingga ruang-ruang kebijakan, santri selalu hadir sebagai denyut moral bangsa.

Sejak awal perlawanan terhadap penjajahan, wajah keindonesiaan telah diukir dan dibentuk oleh etos kerja santri. Pangeran Diponegoro, seorang bangsawan sekaligus santri Tegalsari, Ponorogo, memimpin Perang Jawa (1825–1830) bukan semata perang politik, melainkan jihad moral, perang suci melawan sang penjajah- ketidakadilan kolonial. Di Tanah Rencong, Tengku Umar memimpin perlawanan rakyat Aceh dengan spirit keulamaan dan kemandirian pesantren Dayah. Sementara itu, Sentot Prawirodirjo, murid sekaligus panglima Diponegoro, menjadi simbol santri intelektual-militer yang memadukan strategi, keberanian, dan disiplin spiritual.

Santri subjek sejarah, bukan objek pasif penonton di negeri sendiri. Mereka tidak hanya mewarisi tradisi, tetapi juga mengolah, menafsirkan, mengembangkan dan mengaplikasikan peradaban bangsa ini. Pesantren menjadi ruang inkubasi gagasan—tempat nilai iman, Islam, dan akhlak “ditanam” secara sistematis dari satu generasi ke generasi berikutnya. Di sinilah relevansi pendekatan “Teologi Filosofis”: berupa nilai-nilai luhur akhlaki- tidak sekadar diajarkan, tetapi diteladankan oleh para kiai dan ustadz, hidup, dan beranak-pinak dalam kehidupan holistik di bilik-bilik asrama pesantren.

Dalam ekosistem pesantren, ide-ide tentang kejujuran, kemandirian, disiplin, kerja bakti “syughlut tathawwu‘”, dan pengabdian menyebar layaknya “benih kebaikan” yang menjangkiti dalam jiwa-jiwa muda. Santri belajar bukan hanya dari teori kitab, tetapi dari keteladanan, kebiasaan, dan suasana hidup bersama selama dua puluh empat jam. Inilah cara peradaban pesantren dibangun: perlahan tapi sistematis, tersetruktur, masif, konsisten, istiqamah, dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Dari Gontor ke Bulaksumur

Momentum paling monumental peran santri dalam sejarah bangsa tercermin pada Fatwa Jihad Hadratussyaikh KH Hasyim Asy‘ari pada 22 Oktober 1945. Fatwa ini bukan sekadar seruan religius, tetapi keputusan sejarah yang menggerakkan ribuan santri turun ke medan laga mempertahankan kemerdekaan. Resolusi Jihad inilah yang melahirkan perlawanan heroik 10 November di Surabaya dan mengukuhkan santri sebagai penjaga kedaulatan Republik.

Dari rahim pesantren pula lahir Jenderal Sudirman, santri Muhammadiyah yang menjelma menjadi panglima besar TNI. Dalam kondisi sakit dan serba terbatas, ia memimpin perang gerilya dengan keteguhan iman, kesederhanaan hidup, dan keyakinan bahwa kemerdekaan merupakan amanah Ilahi. Figur Sudirman menegaskan bahwa kepemimpinan santri bukan hanya kuat secara spiritual, tetapi juga tangguh secara strategis. Dalam keadaan sakit ia memimpin perang gerilya ditandu dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, menyusuri hutan dan kampung yang berjarak ratusan kilometer.

Hari ini, santri tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi sedang menciptakan peradaban baru—peradaban yang sedang berdialog dengan modernitas tanpa kehilangan akar spiritualnya yaitu Islam kaaffah. Santri hadir di berbagai lini: pendidikan, ekonomi, teknologi, kesehatan, seni, militer, hingga kepemimpinan publik. Mereka menjadi jembatan antara nilai transenden ilahiyah dan realitas zaman now.

Maka, santri sejatinya penentu Indonesia masa depan. Visi Indonesia Emas 2045—Indonesia yang maju, berdaulat, dan berdaya saing—tidak akan bermakna tanpa akhlak mulia dan keadaban. Kemajuan tanpa nilai hanya akan melahirkan krisis kemanusiaan yang serius . Di sinilah pesantren memainkan peran strategis sebagai agen of change, penjaga arah moral bangsa.

Ikhtitām
Oleh karena itu, barang siapa “membantu” pondok pesantren, sesungguhnya ia tidak sekadar membantu lembaga pendidikan. Ia sedang menanam benih akhlak mulia, dan peradaban, mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga generasi BUTB (Bibit Unggul Tahan Banting)—matang secara spiritual, sosial, dan kebangsaan. Ia sedang berinvestasi masa depan.

Pesantren bukan proyek jangka pendek. Ia kawah candradimuka sejarah, tempat para kader masa depan bangsa ditempa—dengan kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan. Santri, dengan segala kesederhanaannya, sejatinya arsitek profesional bagi Indonesia Emas 2045 yang berkeadaban. []

Tags: Darel Azhar RangkasbitungDr KH Ikhwan Hadiyyin MMSantri dan Indonesia Emas
Share22Tweet14Send
Previous Post

Peran Pelabuhan Sebagai Pintu Masuk Islam di Bali

Next Post

PBA UNIDA Gontor Gelar Pelatihan Publikasi Jurnal Bereputasi Internasional

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result