Jenewa, Gontornews — Koordinator PBB untuk Urusan Kemanusiaan mengatakan ada 94.000 warga sipil Suriah yang telah kembali ke rumahnya paca operasi anti-teror yang dilakukan tentara Turki di Suriah dalam hari terakhir.
Juru bicara Kantor Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) PBB, Jens Laerke, mengatakan sekitar 200.000 warga Suriah meninggalkan rumah mereka saat operasi anti teror yang dilakukan Turki di Suriah. Namun, 94.000 warga dikabarkan telah kembali ke kediaman mereka masing-masing.
βSekarang, kami melihat pergerakan kembali. Hari ini, kami menemukan sekitar 94.000 warga telah kembali ke daerah mereka masing-masing secara efektif di bawah kendali Turki,β tutur Laerke sebagaimana dilansir Anadolu.
βKita dapat melihat bahwa jumlahnya masih terus meningkat. Jika tren itu terus berlanjut, tentu saja, lebih banyak orang dalam beberapa hari dan minggu mendatang akan kembali ke rumah mereka,β tambah Laerke.
Sejak 9 Oktober 2019, Turki melangsungkan operasi anti teror yang diberi nama Operation Peace Spring dekat perbatasan Turki di Suriah Utara dan sebelah Timur Sungai Eufrat. Laerke pun menggambarkan situasi di wilayah tersebut sangat dinamis. [Mohamad Deny Irawan]




















