10
Tonton Selengkapnya
30 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 17 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Pendidikan Holistik Gontor*

Oleh Dr KH Ikhwan Hadiyin, Khadimul Ma'had Darel Azhar Rangkasbitung, Banten

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
29 January 2026
in Kolom
0
Pendidikan Holistik Gontor*

Menelisik dan menyimak tiga keynote speaker pada pembukaan Seminar Nasional FKPM dan Munas FPAG menghadirkan kesan yang mendalam.

Paparan Rektor UNIDA Gontor Prof Dr KH Hamid Fahmi Zarkasyi, Wakil Menteri Agama Romo Buya Syafi’i, serta Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal, terasa saling menyambung dan saling menguatkan. Ketiganya berbicara tentang penguatan pendidikan nasional—mulai dari kurikulum, mutu, asesmen, hingga daya saing lulusan—namun diletakkan dalam satu bingkai besar: pendidikan holistik, sebagaimana telah lama dipraktikkan oleh Gontor dan pesantren-pesantren alumninya.

Prof Hamid Fahmi Zarkasyi menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer of knowledge, melainkan proses pembentukan cara berpikir, cara bersikap, dan cara hidup. Kurikulum, menurut beliau, harus berpijak pada worldview yang jelas, agar ilmu tidak kehilangan arah, makna, dan seratusan nilai Gontor.

Sementara itu, Romo Buya Syafi’i menyoroti pentingnya mutu dan relevansi pendidikan di tengah perubahan zaman. Pendidikan, menurut beliau, harus mampu melahirkan manusia yang berakar kuat pada nilai, namun sekaligus mampu bersaing secara global. Pesantren—khususnya model pendidikan Gontor—dipandang memiliki modal sosial, kultural, dan spiritual yang sangat kuat untuk menjawab tantangan tersebut.

BACA JUGA

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Berani untuk Bebas

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Adapun KH Hasan Abdullah Sahal menegaskan kembali bahwa kekuatan utama Gontor terletak pada pendidikan totalitas selama 24 jam. Pendidikan bukan hanya apa yang diajarkan di kelas, tetapi apa yang dihidupkan dalam keseharian santri—dari bangun tidur hingga kembali beristirahat di malam hari.
Pondok Modern Darussalam Gontor sejak awal berdirinya memang tidak pernah memaknai pendidikan sebatas ruang kelas dan bangku sekolah. Pendidikan di Gontor kehidupan itu sendiri—mengalir siang dan malam, membentuk manusia secara utuh: akal, jiwa, raga, dan akhlaknya.

Seminar nasional ini juga diisi oleh para pemikir muda dan tokoh alumni, antara lain Dr H Suharto , KH Dedy yang dikupas dan ditanggapi oleh Dr KH Zulkifli Muhadli dan Dr KH Anang Rikza, selaku Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal FPAG, serta KH Noor Syahid, Ketua Umum IKPM Pusat. Diskusi-diskusi tersebut semakin memperkaya perspektif tentang arah dan masa depan pendidikan pesantren.
Di sinilah pendidikan dimulai. Bukan dari teori, melainkan dari pembiasaan hidup. Bangun sebelum shalat Shubuh untuk bertahajud, disiplin waktu, hidup sederhana, taat aturan, dan siap memikul amanah. Prinsip yang dipegang teguh: at-tarbiyah ausa’u minat ta‘lim—pendidikan lebih luas dari pada pengajaran. Akhlak, karakter, attitude, moral dibangun “di-syibghah” terlebih dahulu sebelum pengetahuan ditanamkan.

Sebagaimana ditegaskan dalam forum tersebut, inilah yang membedakan pendidikan berbasis nilai dengan pendidikan berbasis target kurikulum semata. Gontor membangun manusia terlebih dahulu, baru kemudian membekalinya dengan ilmu pengetahuan.

Gontor juga menolak dikotomi ilmu. Ilmu agama dan ilmu umum dipadukan dalam satu tarikan benang merah pendidikan. Al-Qur’an dan Hadis berjalan seiring seirama dengan matematika, sejarah, dan ilmu pengetahuan alam. Bahasa Arab dan Inggris tidak berhenti sebagai mata pelajaran, tetapi menjadi bahasa pergaulan dan bahasa berpikir sepanjang hari. Dari sinilah lahir watak santri yang berpikir luas, terbuka, dan berwawasan global, tanpa tercerabut dari akar nilai “doktrin” akidah, syariah dan akhlak.

Yang tak kalah penting, pendidikan di Gontor hidup melalui keteladanan. Para kiai, ustadz, dan mudabbir. Tidak sekadar mengajar, tetapi mendidik dengan sikap hidup, keikhlasan, dan pengorbanan. Nilai kesederhanaan dan pengabdian tidak disampaikan lewat ceramah panjang, tetapi dihadirkan dalam laku keseharian.

Inilah pendidikan yang tidak akan ditemukan di layar gawai –smartphone, mesin pencari, ataupun kecerdasan buatan mana pun seperti AI, Google, Youtube, GBT, dll. Ia hanya bisa dialami melalui hidup bersama dalam kultur pesantren antara kiai, ustadz , santri dan stakeholder-nya.

Seluruh proses ini dijiwai oleh Panca Jiwa Pondok: keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan yang bertanggung jawab. Lima jiwa inilah yang menjadikan Gontor bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan kawah candradimuka pembentukan pemimpin umat. Santri belajar memimpin dengan dipimpin, belajar bertanggung jawab melalui amanah, dan belajar hidup bermasyarakat melalui organisasi serta pengabdian.

Pada akhirnya, pendidikan holistik Gontor tidak diarahkan untuk melahirkan lulusan yang sekadar mencari pekerjaan, tetapi siap menciptakan peran, bekerja, dan berkhidmah untuk umat. Di mana pun alumni Gontor berada, ia diharapkan hadir sebagai pribadi yang beradab, berilmu, dan membawa manfaat.
> Khairunnās anfa‘uhum linnās.

Sebagaimana falsafah pondok yang terus dijaga dan diwariskan: “Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas.”

Inilah ikhtiar Gontor dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045—yang unggul secara intelektual, juga kokoh secara moral dan berkeadaban. []

 

Hotel Anaya Karanganyar (Tawangmangu), 25 Januari 2026

*Catatan Kecil di Seminar Nasional FKPM dan Munas FPAG MTA Karanganyar – Solo

Tags: FKPMFPAGGontorMTA Karanganyar
Share20Tweet13Send
Previous Post

Etika Tanpa Pamrih

Next Post

Mahasiswa Prodi PBA Raih Sejumlah Penghargaan Prestisius dalam Ajang UNIDA Choice Award 2026

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result