Santa Fe, Gontornews — Seorang bocah laki-laki berusia 17 tahun yang bersenjata senapan dan sebuah revolver telah melepaskan tembakan ke sebuah sekolah di negara bagian Texas, AS, menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 10 lainnya.
Pria bersenjata yang diidentifikasi oleh polisi sebagai Dimitrios Pagourtzis, dibawa ke tahanan atas tuduhan pembunuhan setelah serangan Jumat (18/5) pagi di Sekolah Tinggi Santa Fe, yang terletak sekitar 50 km tenggara Houston.
Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan, penembakan itu, yang terjadi sesaat sebelum pukul 8 pagi (13:00 GMT) adalah “salah satu serangan paling keji yang pernah kita lihat dalam sejarah sekolah-sekolah di Texas”.
“Tidak mungkin untuk menggambarkan besarnya kejahatan seseorang yang akan menyerang anak-anak yang tidak bersalah di sekolah,” kata Abbott kepada wartawan Jumat (18/5) sore.
“Pada saat ini, ada 10 nyawa yang hilang, dan 10 orang lagi terluka,” kata Abbott seperti dikutip Aljazeera.
“Sudah waktunya kita mengambil tindakan untuk meningkatkan dan memastikan tragedi ini tidak pernah terulang lagi dalam sejarah di negara bagian Texas,” tambahnya.
Gubernur mengatakan, penembak itu melakukan serangan dengan senapan dan revolver kaliber .38 milik ayahnya, yang secara sah memiliki kedua senjata itu. [Rusdiono Mukri]
























